Dua Pekan Menjelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Masih Stabil

WONOSOBOZONE – Tim Operasi Pasar Kabupaten Wonosobo yang terdiri dari Disperdagkop UMKM, Bagian Perekonomian Setda, Dinas Kesehatan, Humas Setda, dan pihak Kepolisian, melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional dan modern yang ada di Wonosobo, Selasa (21/5).

pada pantauan kali ini saat memasuki dua pekan menjelang hari Idul Fitri, harga sejumlah Kepokmas (kebutuhan pokok masyarakat) di sejumlah pasar tradisional di Wonosobo masih terpantau stabil. Bahkan, harga beberapa kebutuhan ada kecenderungan mengalami penurunan.

“Berdasarkan survei yang kita lakukan di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern, sejumlah harga kebutuhan pokok cenderung menurun dan stabil,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Wonosobo,Agus Suryatin.

Agus juga mengatakan, pihaknya telah melakuka survei di antaranya, Pasar Kertek, Pasar Kepil, Pasar Sapuran dan Pasar Selomerto. Pihaknya tidak menemukan lonjakan harga pada komoditas tertentu. Bahkan sebaliknya, stok barang juga tersedia cukup, namun pihaknya tetap akan melakukan pemantauan terus hingga lebaran nanti. 

Lebih lanjut dikatakan menurut Agus, sejumlah harga-harga kebutuhan pokok yang cenderung turun diantaranya bawang putih yang sebelumnya mencapai Rp. 60 ribu, saat ini harganya di kisaran Rp. 30 ribu. Kemudian cabai rawit yang sebelumnya Rp40 ribu perkilogram, juga mengalami penurunan hingga berkisar antara Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu.

Namun diakui untuk jenis sayur mayur mengalami kenaikan, namun masih dalam koridor wajar. Sehingga, tidak menimbulkan kepanikan. Kenaikan jenis sayuran tersebut diduga lantaran saat ini sudah memasuki musim kemarau.

“Yang mengalami kenaikan, sayur mayur dan gula pasir, cenderung naik tapi tidak signifikan. Sedangkan daging dan beras semua masih stabil,” jelasnya.

Berkaitan dengan stok barang kepokmas di pasar tradisional, pihaknya memastikan semua cukup, tidak ada keluhan dari pedagang maupun konsumen soal kelangkaan barang. Dari hasil penatuan tim juga sama, stok barang cukup.

BACA JUGA:  SATPOL PP Canangkan Kawasan Tertib PKL dan Bebas PGOT

Meskipun mengalami penurunan harga, akan tetapi semua permintaan barang di pasar cukup tinggi. Sedangkan perbandingan harga dengan kabupaten lain di Jawa Tengah, harga komoditas kepokmas di Kabupaten Wonosobo dianggap cukup bagus. (W)

Sumber : sorot wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.