DPRD Kabupaten Torut Pelajari Tata Kelola Pariwisata Wonosobo

WONOSOBOZONE – Tata kelola sektor Pariwisata di Kabupaten Wonosobo masih menjadi magnet kuat bagi banyak daerah untuk dipelajari. Terakhir, jajaran panitia khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan yang tengah membahas rancangan perda tentang kepariwisataan dan tanda daftar usaha pariwisata, mengungkap keinginan serupa. Dalam acara penerimaan kunjungan di ruang Mangunkusumo Setda, Jumat (16/9), Ketua DPRD Toraja Utara, Stavanus Mangatta menjelaskan, Wonosobo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, dinilai layak untuk menjadi objek pembelajaran. “Pansus I ini tengah membahas tak kurang dari 7 Raperda, dan salah satunya terkait kepariwisataan,” terang Mangatta.
Sebagai Kabupaten yang baru berusia 8 Tahun pada Agustus 2016 ini, Mangatta mengakui masih banyak yang harus dipelajari demi menuju kesetaraan dengan daerah lain di Indonesia. Kepariwisataan, dikatakannya menjadi salah satu sektor yang akan diunggulkan Pemkab Toraja Utara, sehingga tata kelola nya pun diupayakan secara serius melalui payung hukum yang jelas. “Daerah kami memiliki kondisi geografis hampir mirip dengan Wonosobo, karena secara ketinggian juga berkisar antara 400 meter sampai 2400 meter di atas permukaan laut,” lanjut politisi Partai Gerindra tersebut. Dengan belajar pada Pemkab Wonosobo, Mangatta mengaku optimis pembahasan raperda kepariwisataan di Torut akan lebih cepat, sehingga dasar hukum yang dibutuhkan juga segera dapat diterbitkan.
Keinginan dari jajaran legislator di Pansus I Torut tersebut mendapat sambutan hangat Pemkab Wonosobo. Wakil Bupati, Agus Subagiyo yang menerima rombongan bersama Asisten I, Azis Wijaya, Asisten II Amin Suradi, Kepala Bappeda Andang Wardoyo, Kabag Pemerintahan Tri Antoro Kabag Keuangan,  Kardimin  Kabag Komtel Margiono serta beberapa pejabat dari Kantor Parekraf dan Dinas Pendapatan Daerah mengakui, sampai saat ini pun Kabupaten Wonosobo masih terus berbenah. Sektor Pariwisata yang dipayungi salah satunya dengan Perda Perijinan usaha Pariwisata No 28 Tahun 2001, juga terus dibenahi. “Kami menerima dengan tangan terbuka siapa saja yang tengah berupaya untuk sama-sama belajar demi kemajuan daerah, karena pada dasarnya usaha keras memajukan industri Pariwisata membutuhkan dukungan banyak pihak,” tandas Wabup. Kepada Ketua DPRD Torut beserta jajaran Pansus I, Wabup berharap kunjungan ke Wonosobo tak hanya digunakan untuk melihat Dieng saja, karena saat ini beberapa objek wisata pun tak kalah menarik. “Silahkan berlama-lama di Wonosobo sehingga bisa tuntas melihat objek-objek wisata seperti Telaga Menjer, Waduk Wadaslintang, sampai Taman Rekreasi Kalianget dan taman-taman di seputar Kota Wonosobo,” pungkas Wabup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here