Dokter baik hati, berikan layanan kesehatan dengan tarif 10 ribu rupiah

Interzo – Usianya sudah 84 tahun, Dokter Mangku Sitepoe (84) terus menebar kebaikan dengan membantu sesama.

Tak seperti dokter pada umumnya yang kemana-mana mengendarai mobil. Dokter Mangku lebih memilih naik angkot.

Ia mengaku memilih naik angkot karena nggak punya uang. Sebab untuk kehidupan sehari-hari hanya mengandalkan uang pensiun dan bantuan anak-anak.

Saya hidup dari situ,” tutur dokter Mangku .

Ia juga aktif dalam kegiatan sosial.

Salah satunya adalah memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang kurang mampu.

Meski hanya dibayar Rp 10 ribu, Ia berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin.

Bahkan denga tarif segitu, pasien sudah bisa membawa obat-obatan sekaligus.

Awalnya, tahun 2005 semua biaya dokter digratiskan.

Namun, karena ada oknum yang justru menjual obat itu di luar, maka diberlakukanlah tarif Rp 10 ribu.

Sebelumnya, Dr Mangku memulai karir dokternya sebagai dokter hewan pada tahun 1978 silam.

Hingga pada tahun 1995, dokter kelahiran tanah Deli, Sumatera Utara ini menggagas sebuah tempat pengobatan gratis.

Bahkan klinik yang ia dirikan bersama rekan-rekannya itu sudah membuka cabang baru lantaran semakin ramai.

Di usianya kini, Ia lebih memilih untuk tak mencari materi melainkan lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.

Kegiatannya di malam hari adalah menulis buku.

Ia mengaku ada yang membayar tulisannya itu.

Ia masih menyempatkan menulis meskipun tangannya sudah tak mampu mengetik dengan normal karena tremor.

Baginya, tujuan hidup sebagai dokter adalah menolong dan membahagiakan sesama.

“Saya nggak pernah praktik untuk cari uang. Kita hidup tuh untuk apa sih? Kalau saya maunya to make others happy. Itu kebanggaan saya, jadi saya ingin membantu sesama. Saya bangga, senang, puas kalau sudah menyembuhkan makhluk hidup,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Wonosobo Sehat, Pemkab Tingkatkan Layanan Kesehatan

Ia pun memberikan pesan agar para dokter juga bisa mengikuti jejaknya mengabdi untuk masyarakat.

Tujuan hidup bukan hanya soal uang semata.

Lebih dari itu ada yang lebih berharga yang tak bisa diukur dengan apapun, yakni menebarkan manfaat untuk sesama manusia dengan ilmu yang dimiliki. (TribunStyle.com/bahtiar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.