Disparbud Wonosobo Klarifikasi Viralnya Tiket Masuk Kawasan Dieng

WONOSOBOZONE – Media Sosial Facebook sempat digegerkan dengan viralnya sebuah unggahan tentang keluhan wisatawan yang berkunjung ke Dieng Jawa Tengah. Pemilik akun Dwi Erma Kustiani mengeluhkan soal penarikan tiket masuk kawasan Dieng di jalan sebelum gerbang objek wisata Telaga Warna, Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Selain menanyakan legalitas, ia juga mempertanyakan mengapa ada penarikan tiket lain di luar tiket masuk masing-masing objek wisata Dieng.

Menanggapi keluhan masyarakat yang sempat viral tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wonosobo One Andang Wardoyo membenarkan perihal penarikan tiket kawasan oleh petugas di Dieng. Sebab, hal tersebut sudah sesuai dengan Perda nomor 4 tahun 2011 tentang jasa retribusi umum.

Itu tiket kawasan, jadi meski tidak ke obyek wisata tetap ada penarikan saat memasuki kawasan. Harapan kami, wisatawan mau ke obyek wisata Dieng Plato Teater. Kalau ke sana sudah tidak membayar lagi karena sudah membayar tiket kawasan sebesar Rp 10 ribu per orang,” jelasnya.

Penarikan tiket kawasan ini sebagai salah satu pendapatan Pemkab Wonosobo. Salah satunya digunakan untuk perbaikan serta pembangunan kawasan yang ada di kawasan atas.

Kalau tidak ada pendapatan, ketika ada jalan longsor atau hal-hal lain kami mau memperbaikinya bagaimana. Itu menjadi salah satu pendapatan daerah,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya saat ini tengah mengusulkan terkait revisi Perda nomor 4 tahun 2011 tentang jasa retribusi umum tersebut. Harapannya, agar tidak sampai merugikan wisatawan.

Kami sudah mengusulkan untuk revisi Perda, agar tidak merugikan wisatawan tetapi juga ada solusi yang baik untuk Pemkab Wonosobo. Kemungkinan tahun 2020 dengan anggota legislatif yang baru,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Edi Santoso, Menurutnya penarikan tiket tersebut resmi atau legal.

BACA JUGA:  Sejumlah Ruas Jalan Di Wonosobo Sedang di Perbaiki Untuk Kenyamanan Arus Mudik Lebaran

Itu legal di bawah Perda kita,” jelas Edi, dikutip dari laman Tribunjateng.com.

Edi juga menyadari sebagian masyarakat kurang memahami tujuan penarikan itu sehingga terkesan ada banyak pungutan saat memasuki kawasan dataran tinggi Dieng via Wonosobo.

Menurutnya, penarikan retribusi itu berbeda dengan tiket masuk masing-masing objek wisata.

Edi menjelaskan, penarikan itu sejatinya bukan sekadar tiket untuk memasuki kawasan wisata Dieng.

Termasuk di dalam tiket itu adalah beberapa fasilitas yang disediakan Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk dinikmati wisatawan.

Jalur itu menjadi akses utama bagi masyarakat umum dan juga wisatawan ke arah Dieng maupun Wonosobo,

Karena di jalur umum, sehingga ada kesan, jalan saja kok bayar. Padahal di situ termasuk ada fasilitas-fasilitas yang bisa dinikmati,” ungkapnya. (W)

Sumber: https://m.detik.com/travel/travel-news/d-4582651/viral-tiket-obyek-wisata-dieng-dikeluhkan-wisatawan-ini-penjelasannya

Tiket masuk dieng menyediakan beberapa fasilitas untuk dinikmati wisatawan.

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.