Dinilai Paling Informatif, Website Resmi BKD Raih Predikat Terbaik

WONOSOBOZONE – Website resmi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo berhak atas penghargaan sebagai website paling informatif di lingkup Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Dalam lomba website yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika bersamaan dengan gelar informasi dan pelayanan publik (GIPP) 2018, laman resmi BKD tersebut dinilai memiliki hampir seluruh kriteria sebagai web informatif. Kepala Dinas Kominfo, Eko Suryantoro ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/10) menyebut pihaknya selaku penyelenggara even Gelar Informasi dan Pelayanan Publik 2018 memang memasukkan lomba website sebagai salah satu upaya untuk mengukur sejauh mana organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Selain lomba website yang akhirnya dimenangi BKD, disusul website Sekretariat Daerah dan website Dinas Kominfo, panitia GIPP menurut Eko juga menilai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu. “Terpilih sebagai PPID Pembantu terbaik, adalah Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), kemudian PPID Pembantu Kecamatan Kejajar sebagai terbaik kedua, dan PPID Pembantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai terbaik ketiga,” beber Eko. Kedua lomba, yaitu lomba Website dan PPID Pembantu diharapkannya mampu memicu semangat setiap OPD untuk berbenah agar kedepan memiliki performa prima dalam pelayanan informasi kepada publik.

Selaras dengan Eko, Sekretaris Dinas Kominfo yang juga Ketua Panitia GIPP 2018 Dwiyama SB mengatakan, even yang mendapat apresiasi positif dari Kementerian Kominfo RI dan Dinas Kominfo Provinsi, serta Komisi Informasi Jawa Tengah itu memiliki tujuan untuk menggugah semangat keterbukaan jajaran Pemkab Wonosobo. Selain itu, pihaknya juga berupaya mengedukasi masyarakat terhadap sejumlah isu aktual yang tengah berkembang, seperti bahaya berita bohong alias Hoax. “Di tengah GIPP, kami menyelenggarakan pula sarasehan cerdas bermedia sosial dan antisipasi Hoax, dan lomba Video Blog (Vlog) bertema anti hoax yang diikuti masyarakat umum,” terang Dwiyama.

BACA JUGA:  Jelang Peringatan Kesaktian Pancasila, Pelajar Diingatkan Kembali Tragedi 30 September

Demi mendukung keterbukaan informasi pula, dalam even GIPP 2018 Dwiyama menyebut pihaknya meluncurkan model internet cepat hasil kerjasama antara Pemkab Wonosobo dengan Icon+. Layanan internet cepat tersebut menurutnya kini telah mampu membuka isolasi Desa Kumejing, Wadaslintang yang sebelumnya tidak tersentuh internet. “Pada saat pembukaan even GIPP, sudah diujicoba layanan video conference jajaran pemerintah Desa Kumejing dengan Bupati Wonosobo beserta para pejabat Pemkab,” terang Dwiyama.

Tak hanya agenda bersifat edukatif dan informatif, sejumlah kegiatan pendukung yang juga digelar dalam GIPP 2018, ditambahkan Dwiyama juga memiliki nilai hiburan, seperti festival pertunjukan rakyat hingga pagelaran wayang kulit. “Untuk lomba Forum Komunikasi Media Tradisional, keluar sebagai juara adalah FK Metra Keseneng Mojotengah, FK Metra Reco Kertek, dan FK Metra Giyanti, Desa Kadipaten, Kecamatan Selomerto,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here