Dinas Pertanian Wonosobo ditarget 1000 inseminasi Sapi

WONOSOBOZONE – Demi mendongkrak jumlah sapi dan mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, dalam 4 bulan terakhir, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo ditarget bisa menyelesaikan 1000 inseminasi buatan (IB) sapi. Hingga menjelang akhir tenggat, yaitu 31 September 2015.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Abdul Munir menyebut, upaya untuk mengejar target tersebut terus diupayakan, termasuk melalui pemuliaan ternak. Di depan ratusan peternak sapi yang tengah menampilkan ternak miliknya di pesta Baritan di Desa Simbang, Kalikajar, Jumat (18/9), Munir mengaku sangat apresiatif terhadap komitmen warga Simbang.
“Peternak sapi di Desa Simbang ini termasuk sangat bagus, karena hingga saat ini masih berkomitmen untuk menjaga tradisi, memelihara sapi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari”, terang Munir.
Melalui tradisi Baritan alias Bubar Ngarit Slametan, yang rutin digelar warga Simbang setiap tahun, Munir mengaku gembira karena para petugasnya lebih mudah memeriksa kesehatan, maupun melaksanakan IB.
“Ternak yang tengah birahi bisa langsung disuntik IB, dan yang tengah bermasalah dengan kesehatannya juga bisa diobati tanpa biaya, alias gratis”, jelas Munir lebih lanjut.
Ketersediaan sapi dalam jumlah yang sesuai target, dikatakan Munir tak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan pemiliknya. Lebih dari itu, jumlah sapi yang cukup akan mampu menekan keran impor dari negara lain.
“Seoptimal mungkin petani ternak kita dorong agar tidak menjual sapi indukan, apalagi sekedar ditukar sepeda motor” harap Munir.
Yang selayaknya dijual, menurut Munir adalah anakan yang berada dalam usia siap jua, sehingga indukan bisa tetap ber reproduksi.
Harapan Munir tersebut disambut positif Kades Simbang, Budi Santoso. Dalam laporannya, Budi mengatakan jumlah ternak yang ikut kontes Baritan semakin meningkat
“Tahun ini mencapai 180 ekor, naik jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 120 an ekor” terang Budi.
Di tahun mendatang, pihak desa menargetkan untuk bisa lebih meningkatkan jumlah itu, seiring dengan semakin gencarnya program bantuan dan pendampingan dari Pemerintah.
“Harapannya bahkan kelak akan terbentuk BUMDes peternakan, agar kuantitas maupun kualitas ternak juga terus meningkat”, pungkas Budi.
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here