Dilengkapi PONED, Gedung Baru Puskesmas Kaliwiro Siap Beroperasi

Ketua Komisi D Ahmad Faizun menggunting pita tanda resminya operasionalisasi Puskesmas Kaliwiro

WONOSOBOZONE – Pemukulan gong, pelepasan balon oleh Asisten II Sekda Amin Suradi dan pengguntingan pita oleh Ketua Komisi D Ahmad Faizun, menandai dibukanya gedung baru Puskesmas Kaliwiro, Jum’at (11/3). Fasilitas kesehatan milik pemerintah yang kini berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut secara resmi beroperasi secara layak, setelah sebelumnya hampir 3 tahun menempati beberapa kios pasar Kaliwiro. Pentas musik dan bagi-bagi aneka hadiah undian pun digelar demi menghibur warga sekitar, yang turut merasakan kegembiraan atas rampungnya bangunan puskesmas baru. Tak berlebihan apabila peresmian gedung Puskesmas Kaliwiro terkesan meriah, mengingat proses pembangunannya pun sempat dipenuhi sejumlah kendala.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Dr Okie Hapsoro pun mengakui, ia sempat dibuat malu dengan gagalnya lelang pembangunan gedung, 3 tahun yang lalu. “Syukur Alhamdulillah, akhirnya puskesmas Kaliwiro ini bisa beroperasi kembali secara layak, meski di awal proyek sempat tersendat dan bahkan selama 3 tahun terakhir harus menempati los di pasar untuk proses pelayanannya,” ungkap Kadinkes. Okie berharap, meski saat ini belum tuntas 100% karena rencana awal terdiri dari 2 lantai, pelayanan di puskesmas Kaliwiro tetap optimal. “Fasilitas pendukung sudah lengkap dan standar mutu pelayanan juga sudah sesuai ISO 9002,” tegas Okie.
Kelegaan atas selesainya gedung baru puskesmas Kaliwiro juga diungkapkan Dr Petrus Winarto. Kepala Puskesmas Kaliwiro itu mengaku ia bahagia bisa menempati gedung megah yang berdiri di atas tanah seluas 5.000 meter persegi tersebut. “Anggaran 10 Milyar Rupiah yang terserap untuk pembangunan gedung saya pikir setimpal dengan kualitas bangunannya,” jelasnya. Petrus juga menyebut pelayanan yang dimiliki puskesmas Kaliwiro sudah komplit, termasuk instalasi Instalasi Gawat Darurat dan rawat inapnya. “Total tempat tidur untuk rawat inap ada 22, dan pelayanan poli juga lengkap meliputi poli umum, Gigi, Gizi, KIA/KB, serta poli mata dan THT,” urai dr Petrus. Kelengkapan tersebut, dikatakan Petrus masih ditambah Instalasi farmasi serta laboratorium penunjang. “Letak strategis Kaliwiro juga membuat Puskesmas ini memiliki layana  PONED (Pelayanan Obstetri Neonatus Esensial Dasar),” tambah dr Petrus. PONED, dijelaskannya merupakan pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawat daruratan ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi baru lahir yang datang atas rujukan bidan desa atau kesadaran sendiri.
Beroperasinya gedung baru Puskesmas juga mendapat apresiasi dari Asisten II Sekda Amin Suradi. Amin yang hadir mewakili Bupati mengakui, selesainya puskesmas Kaliwiro menjadi harapan banyak pihak. “Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran sangat strategis dalam mengupayakan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tegas Amin. Lengkapnya fasilitas pelayanan yang ada di Puskesmas Kaliwiro, dikatakan Amin juga berarti penting untuk warga masyarakat, karena letaknya yang cukup jauh dari Rumah Sakit di Kota Kabupaten. “Semoga dengan telah siapnya semua fasilitas penunjang, kualitas sumber daya manusia pendukungnya juga semakin meningkat, sehingga masyarakat bisa merasakan layanan kesehatan sesuai dengan yang mereka butuhkan,” tutup Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here