Dilahap Api, Pabrik Tahu Sambek Rata Dengan Tanah

WONOSOBOZONE – Rumah pengolahan tahu skala besar yang berada di Desa Sambek Rt. 03 Rw.04 Kec.Kab. Wonosobo musnah terbakar api, Senin dini hari (20/3). Bangunan dengan luas 84 m2 itu terbakar akibat api dalam tungku penggorengan meluap. Diduga memakai tempat penggorengan yang belum standar, minyak puluhan liter diatasnya tumpah ke dalam api dengan melelehkan dan menjebol tempat penggorengan itu. Hal tersebut terjadi ketika penghuni rumah meninggalkan penggorengan tahu yang sedang mendidih untuk mempersiapkan dagangan yang akan dijual.

“Waktu itu jam 2 pagi. Sambil menggoreng tahu, saya memasukkan tahu yang sudah matang didalam kendaraan yang akan saya bawa kepasar pagi. Dalam sekejab wajan penggorengan jebol, minyak tumpah dan api meluap, karena bangunan saya terbuat dari kayu, jadinya kebakaran cepat menyebar, dan dalam waktu setengah jam, bangunan beserta isinya rata dengan tanah,” terang pemilik rumah pengolahan tahu, Saifudin (41).

Ketika diwawancarai, pria yang akrab disapa Udin itu mengaku sempat membantu rumah sekitar yang terkena imbas dari kobaran api tempatnya melakukan usaha. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian yang ditaksir, menurut Udin, mencapai ratusan juta rupiah. “Rumah, tempat pengolahan dan juga kandang kambing saya ludes terbakar. Selain itu uang dan juga pakaian ada di dalamnya, tidak sempat saya amankan, saya panik” ujarnya. Kejadian tersebut menjadikan Udin bersama keluarga mengungsi di rumah saudaranya.

Mendengar bencana tersebut, Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagyo dengan didampingi Camat Wonosobo dan Instansi terkait langsung mengunjungi lokasi yang dilanda bencana. Bantuan logistik berupa sembako, seng, kayu dan sejumlah uang diberikan korban. Bantuan tersebut menurut Wabup memang menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab terhadap musibah yang tengah dialami warganya.

“Nilainya tidak seberapa, tapi kami berupaya untuk hadir di tengah warga yang memang tengah kesusahan karena musibah, dan semoga dengan adanya sedikit bantuan ini akan meringankan beban keluarga Pak Udin,” ungkap Wabup usai membantu membersihkan puing sisa kebakaran.

Selain memberikan bantuan, dalam kesempatan tersebut Agus juga menyampaikan imbauan kepada warga sekitarnya agar mewaspadai potensi kebakaran yang mengintai. Kepada jajaran Kecamatan maupun Muspika, Agus juga meminta agar respon terhadap laporan terjadinya musibah cepat, sehingga upaya penanganan pun bisa dilakukan segera. “Selalu awasi potensi-potensi kebakaran, seperti listrik maupun kompor atau sumber api lainnya,” pungkasnya. (Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here