Dika dan Cessa, Raja dan Ratu Wonosobo Song Festival 2015

WONOSOBOZONE – Ajang Wonosobo Song
Festival (WSF) 2015 usai sudah. Malam puncak Grand Final ajang kompetisi
menyanyi untuk semua kalangan, yang dipanggungkan di Sasana Adipura Kencana,
Sabtu malam (7/3) berlangsung meriah dan berhasil menyuguhkan hiburan
berkualitas untuk sekitar 300 penonton yang hadir. 19 Finalis yang terpilih
setelah melalui seleksi dan audisi ketat selama 2 bulan terakhir benar-benar
tampil dengan performa maksimal, dan rata-rata mampu membawakan lagu-lagu nya
hampir menyerupai penyanyi asli. Tiga juri yang didaulat memberikan penilaian
pun sempat dibuat pusing ketika harus menentukan 6 terbaik di dua kategori,
yaitu terbaik putra dan terbaik putri. Tepat pada pukul 00.00 WIB, akhirnya
para pemenang pun diumumkan. Hasil penilaian tiga Juri, yaitu Valentina Sutini,
Loui Chen dan Umang Sumarsono, Dika Setyawan dan Cessa tampil sebagai terbaik
di antara yang terbaik, mengungguli para finalis lain.

Cessa yang
membawakan lagu Band Kotak, Pelan-Pelan Saja, dan Dika yang melagukan Butiran
Debu milik Band Rumor mampu memukau Juri dengan teknik olah vokal mereka.
Valentina Sutini, salah satu juri yang akrab dengan sapaan Bu Tatang mengakui,
para finalis hasil seleksi WSF benar-benar menunjukkan bahwa mereka layak
tampil sebagai yang terbaik. Selain teknik vocal dan penguasaan panggung yang
mumpuni, para finalis disebut Bu Tatang juga mampu tampil maksimal dengan
dukungan busana yang salaras. “Rata-rata mereka memiliki kualitas vocal yang
tidak berbeda jauh, namun memang ada yang kami sepakati sebagai penampil
terbaik”, jelas Bu Tatang seusai pengumuman juara.

Apresiasi atas
penampilan para finalis juga datang dari Wakapolres Wonosobo, kompol  Pranandya Subiakto  dan Kepala Bagian Humas Setda, Drs Tri Antoro
MSi. Wakapolres dan Kabag Humas Setda yang menyaksikan laga ke-19 finalis sama-sama
mengaku kagum dan cukup terkejut, ternyata di Wonosobo ada bakat-bakat luar
biasa. Terlebih, sebagian besar dari finalis ternyata masih berstatus sebagai
pelajar, baik SMP maupun SMA. Senada dengan Bu Tatang, Tri juga menilai
sebenarnya para finalis cukup seimbang dalam penampilan mereka, namun bila
dinilai secara lebih detail sesuai standar yang ditetapkan para Juri, tentu
saja akan ada yang memperoleh nilai tertinggi. Kepada para juara, Tri berharap
agar mereka tak lekas puas dengan capaian sebagai yang terbaik di ajang WSF. Ke
depan, seharusnya para juara tersebut terus mengasah bakat mereka di bidang
olah suara, sehingga mampu menorehkan prestasi yang lebih membanggakan.

Kesuksesan gelaran
WSF 2015 sangat disyukuri Cheers Production (CP) selaku penyelenggara. Melalui
Ketua Panitia WSF, Anton Setyono,  CP
mengaku semua itu tak lepas dari dukungan banyak pihak. WSF 2015, sebagai ajang
untuk mencari bakat-bakat musik dari Wonosobo menurut Anton memang mendapat
apresiasi dari berbagai kalangan. Mulai dari perbankan dan lembaga keuangan
mikro, BUMD, media cetak, hingga media elektronik membuat ajang WSF mendapat
sambutan hangat dari masyarakat. Inisiatif untuk menggelar road audition ke
beberapa sekolah juga membuat para pelajar mendapat kesempatan menampilkan
kemampuan mereka.

          Para
juara, mulai dari juara pertama sampai harapan ketiga di masing-masing
kategoro, menurut Anton berhak atas Trophy dan piagam penghargaan. Selain itu,
bagi juara 1 sampai 3 di masing-masing kategori, panitia juga memberikan
penghargaan tambahan berupa uang pembinaan dari Bank Jateng Cabang Wonosobo.

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

source : wonosobokab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here