Diikuti 10.000 Santri, FASI Bangkitkan Optimisme Masyarakat

WONOSOBOZONE – Tak kurang dari 10.000 santri Taman pendidikan Al Qur’an (TPQ) se-Wonosobo, Minggu (16/10) mengikuti gelar festival anak Sholeh Indonesia (FASI) 2016, di alun-alun Kota. Even tahunan yang digelar setiap bulan Muharram tersebut mendapat sambutan sangat positif dari warga masyarakat, terutama kalangan orang tua. Tak hanya karena anak-anak mereka terlibat di dalamnya, hampir semua warga yang melihat mengaku tergetar hatinya, serta merasakan optimisme akan masa depan Wonosobo di tangan para peserta FASI. “Lautan anak-anak ini cermin bagaimana masa depan Wonosobo kelak. Andai tak sekedar dalam festival, kesalehan mereka akan mampu membawa Kabupaten ini mencapai kegemilangan di masa-masa mendatang,” kata Apriyatno (37), warga Kelurahan Tawangsari yang hadir mendampingi putranya.
Pendapat serupa juga diucapkan Asih (39), warga Mojotengah yang mengaku rutin menyaksikan FASI karena hampir setiap tahun ada kerabat dan keluarga yang turut serta. Di sela mengabdikan momen kirab santri keliling Kota Wonosobo, perempuan yang berkarir sebagai PNS di Pemkab itu mengaku sangat optimis, gelar festival anak soleh akan menanamkan nilai-nilai keluhuran moral bagi anak-anak. “Menguatkan karakter dan melatih kepercayaan diri anak dalam bersosialisasi dengan teman-teman baru sesama peserta FASI,” jawab Asih saat ditanya pendapatnya mengenai efek dari Gelar FASI bagi anak-anak. Ke depan, ia berharap kemasan festival bisa lebih baik, sehingga anak yang menjadi peserta tidak sampai menunggu terlalu lama di alun-alun sebelum mulai kirab.
Optimisme warga masyarakat terhadap digelar nya FASI selaras dengan tujuan panitia. Soleh Rosyidi, Ketua Panitia FASI 2016 menyebut pihaknya berupaya untuk menanamkan karakter mulia dan nilai-nilai luhur kepada para peserta, agar kelak mereka lebih siap menghadapi masa depan. Melalui FASI, panitia juga berharap generasi muda Wonosobo kelak memiliki mental kuat dan jiwa yang toleran. “Era modern menuntut manusia untuk lebih kuat, baik secara fisik maupun mental, sehingga diperlukan generasi yang benar-benar siap,” tegasnya. Kepada pemerintah daerah, Soleh berharap dukungan penuh, termasuk alokasi anggaran yang lebih memadai untuk pembinaan karakter dan moral anak.
Menanggapi harapan panitia FASI 2016, Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo mengaku sependapat. Pemkab, ditegaskan Wabup akan terus mendorong agar anak-anak Wonosobo mendapat hak-hak mereka, termasuk pendidikan karakter. “TPQ saya nilai tepat untuk menjadi media pembelajaran serta penguatan moral anak-anak, termasuk dengan mengikutsertakan mereka dalam FASI” jelas Wabup. Terkait anggaran, Pemkab ditegaskan Wabup, juga akan mengupayakan alokasi yang lebih memadai di tahun-tahun yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here