DIDUGA GAS ALAM, API KELUAR DARI REKAHAN TANAH DI BANJARNEGARA

BANJARNEGARAZONE – Sebuah rekahan tanah akibat longsor di Desa Majatengah Kecamatan Banjarmangu Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan api, didugaan sementara tanah mengandung gas alam.

Api muncul pasca terjadinya retakan di area jalan desa sepanjang 10 meter. Berselang 1 jam, api tiba-tiba mengecil dan padam. Diduga area longsor tebing ini mengandung gas alam yang bisa menyala saat terkena percikan api.

Dikutip dari radarbanyumas.com Sekdes Majatengah Dwi Priyo Ariwibowo mengatakan fenomena munculnya api dari bekas longsor sebelumnya tidak terjadi. Tidak ada bau gas di sekitar lokasi. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga yang akan berangkat ke kebun, Jumat (7/12/2018). Namun tidak langsung dilaporkan secara langsung ke pemerintah desa. Akan tetapi sekarang api yang muncul dari rekahan itu padam. “Belum diketahui dari mana sumbernya,” kata dia, Sabtu (8/12/2018).

Rekahan yang mengeluarkan api panjangnya sekitar satu meter. Sedangkan kedalamannya sekitar 30 centimeter. Dijelaskan, ketika diinjak semakin membesar, tetapi tidak sampai setengah jam api padam.
Sedangkan jika dicolek menggunakan ranting, muncul bau seperti minyak tanah.

Rekahan terjadi akibat pergerakan tanah yang sering terjadi setiap tahun. Sebab wilayah tersebut berada di daerah rawan longsor.

Artikel ini dikutip dari radarbanyumas.com dengan judul “Api Keluar dari Rekahan Tanah”

BACA JUGA:  PASKIBRAKA KABUPATEN WONOSOBO 2017 SUDAH TERPILIH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.