Deteksi Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

ilustrasi web
WONOSOBO ZONE – Bahagia rasanya melihat tumbuh kembang buah hati dengan sehat
namun pasti sedih, cemas dan khawatir bilamana pertumbuhannya tidak seperti
harapan. Oleh karenanya deteksi sejak dini proses pertumbuhan si kecil melalui
Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini tumbuh Kembang Anak (SDIDTK).
Stimulasi adalah kegiatan
merangsang kemampuan dasar anak umur 0 –  6 tahun agar
anak tumbuh dan berkembang secara optimal.
Deteksi adalah
pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada
balita.
Intervensi adalah
suatu tindakan tertentu pada anak yang mempunyai perkembangan dan kemampuan
menyimpang karena tidak sesuai dengan umurnya.
Perkembangan adalah bertambahnya
fungsi tubuh si anak.
Pertumbuhan adalah
bertambahnya ukuran fisik si anak dari waktu ke waktu. Sehingga dapat ditemukan
kemungkinan kelainan dari pemeriksaan pengukuran lingkar kepala, ukuran tinggi
badan dan memperhatikan beberapa deteksi dini penyimpangan seperti:
1. Perhatikan
Pertumbuhan, lihat status gizi anak apakah normal, kurang atau buruk,
makrocephali dan mikrocephali.
2. Perhatikan
Perkembangannya, apakah mengalami kelemahan perkembangan, gangguan daya lihat
dan daya dengar
3. Perhatikan gangguan
mental emosionalnya
4. Autisme
5. Perhatikan
pula hiperaktivitas dan gangguan pemusatan perhatiannya.
(RTA)

reference: www.academia.edu, www.bhinneka.com

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here