Dapat Bantuan Dari BUMN, Telaga Menjer Bakal Makin Benderang

 Menteri Rini memotong rambut gembel seorang peserta ruwatan di Telaga Menjer ( Foto: @ratno_palasska )

WONOSOBOZONE – Kehadiran
Menteri BUMN RI, Rini M Soemarmo bersama 8 perusaahaan Negara yang tengah
merayakan ulang tahunnya di Wonosobo, Sabtu (30/7), tak sekedar diisi perayaan
dan kemeriahan pesta. Ke 8 perusaahaan pelat merah tersebut,  yaitu PT
Bank Negara Indonesia (BNI), PT Aneka Tambang (Antam), PT Biro klasifikasi
Indonesia, PT Indofarma, PT Jamkrindo, PT Perumnas, PT Petrokimia Gresik dan PT
Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) juga berupaya memberikan sumbangsih mereka
kepada warga masyarakat Wonosobo. Salah satu nya melalui diserahterimakannya
berbagai jenis bantuan peralatan pendukung usaha untuk puluhan kelompok usaha
bersama. Seusai penyerahan paket bantuan berupa 5 perahu wisata beserta
peralatan keamanan pendukung, serta puluhan lampu penerangan kawasan wisata,
Menteri Rini menegaskan bahwa ia dan jajaran BUMN berkomitmen untuk menumbuhkan
sektor usaha micro kecil dan menengah, serta mendorong semua pelaku nya
bergerak maju. “Semoga dalam kedatangan kami di masa mendatang, bantuan
ini sudah memperlihatkan dampak positifnya, yaitu berupa kemajuan dan
kemandirian usaha di Kabupaten Wonosobo,” seru Rini yang dalam kesempatan
tersebut juga didaulat untuk membuka acara ruwatan bagi 15 anak rambut gembel
dari sekitar telaga Menjer, bersama Bupati Wonosobo, Eko Purnomo.
Rini juga mengungkap harapannya, dengan adanya paket bantuan bagi
pelaku usaha Pariwisata di Telaga Menjer, kunjungan wisatawan akan terus
meningkat. Perahu-perahu wisata sesuai standar keamanan yang telah dilengkapi
dengan pelampung itu, ditegaskan Rini harus dirawat dengan baik, karena bakal
memberikan kemanfaatan secara lebih optimal apabila kondisinya terawat.
“Penerangan kawasan telaga ini juga kami perhatikan, agar tak lagi nada
sumbang para pengunjung yang mengeluhkan Menjer gelap dan menyeramkan,”
lanjut Rini sebelum menyerahkan 20 paket penerangan kawasan wisata Menjer dari
PT Perusaahaan Listrik Negara (PLN).
Selain perahu wisata, lampu penerangan, dan dermaga transit apung,
dalam kesempatan itu, diserahkan pula 1 unit bak pasteurisasi dan 1 unit bak
pencucian dari PT Biro Klasifikasi Indonesia, 2 unit sepeda motor roda tiga,
300 buah keranjang plastic cup 30 kg, 20 unit mesin cup sealer, serta bantuan
renovasi musholla senilai 10,8 juta Rupiah dan 5 unit toilet dari PT Bank
Negara Indonesia.
Kemudian,
masih ada pula 10 unit etalase, 3 unit mesin pengolah kopi dari PT Inalum, 1
buah green canopy ukuran 20 m2 dan 10 unit genset, 5 unit untuk UKM Carica dan
5 unit untuk kelompok tani kentang dari PT Pos Indonesia. Lalu, ada pula 500
unit keranjang buah dari PT Sarinah, 150 unit cangkul dari PT Perusahaan
Perdagangan Indonesia, 10 unit pompa irigasi dari PT Bhanda Ghara Reksa, dan 10
unit mesin cup sealer dan 4 unit genset dari PT Kereta Api Indonesia.
Bantuan
lainnya yang diserahkan oleh menteri BUMN RI dalam acara Carica Day, juga
berupa 2 unit sepeda motor roda tiga dari PT Bank BTN, alat-alat produksi
berupa boiler 1000 kg, 2 unit meja stainless, 1 unit steam pean 100 liter, 1
unit tanki sirup 50 liter, 2 unit troly dari PT Pertamina, 3 unit gazebo dan 1
unit rumah panggung dari PT Aneka Tambang, 1 unit penataan transit dermaga, 100
unit kursi roda, 24 unit kruk, dan 49 unit alat bantu dengar dari PT Perusahaan
Listrik Negara.

Ditambah
lagi, 100 unit kursi roda dari PT Jasa Raharja, 3 unit sepeda motor Kesehatan
Siaga Mandiri dari PT Bank Mandiri, serta bantuan sarana laboratorium Broadband
Learning Center (BLC) berupa 8 unit komputer, 8 unit meja komputer, 8 unit
kursi komputer, 1 unit proyektor, 1 unit switch hub untuk LAN termasuk
instalasi, dan 1 unit wallscreen dari PT Telkom hingga pembuatan 5 saluran
dan  penampungan air bersih dari  PT Telekomunikasi Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here