Bupati Temanggung Pimpin Tanam Perdana Bawang Putih APBN.

TEMANGGUNGZONE – Tanam perdana bantuan APBN 2018 dipimpin langsung oleh Bupati Temanggung bersama Direktur Sayuran dan Tanaman Obat dihadiri ratusan petani dan penyuluh tani di areal seluas 95 hektar Desa Katekan Kecamatan Ngadirejo Temanggung, Kamis (6/12/208).

Dikutip dari Monitor.com Bupati Temanggung, HM Al Khadziq, mengaku bangga daerahnya mampu mengokohkan diri sebagai sentra bawang putih terbesar nasional. “Temanggung dianugerahi alam yang cocok untuk bawang putih dan sejak dulu menjadi pusat bawang putih Indonesia”, kata Khadziq.

Menurutnya Pencanangan program swasembada Menteri Pertanian tahun 2017, petani di Temanggung menyambut program tersebut dengan baik. Pada tahun 2017 Panen hanya 640 hektar, namun sampai dengan september 2018 melonjak hampir 300 persen menjadi 1.750 hektar.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto, mewakili Kementerian Pertanian mengaku semakin optimis swasembada bawang putih akan tercapai. Kementerian Pertanian terus all out memperluas areal tanam bawang putih. Tahun 2018 ini diperkirakan tertanam 10 ribu hektar lebih di Indonesia.

Kebijakan Ditjen Hortikultura menetapkan seluruh hasil panen tahun 2018 akan dijadikan benih. “Tahun 2019 nanti kita kejar tanam 18 ribu hektar lagi. InsyaAllah tahun depan kita sudah bisa swasembada benih, dari yang sebelumnya masih langka bahkan harus impor”, ujar Prihasto semangat.

“Kita harus terus berupaya agar bawang putih lokal kita mampu berkompetisi dengan bawang impor. Di China, biaya pokok produksinya hanya Rp 4 ribu per kilo. Sementara di Indonesia masih Rp 12 ribu per kilonya. Kalau biaya produksi tidak ditekan, kita akan sulit bersaing”, ungkap Prihasto.

Selanjutnya Prihasto menerangkan bahwa, Pemerintah menetapkan harga acuan pembelian benih bawang putih di tingkat petani yang menerima APBN Rp 40 ribu per kilo. Harapannya biaya produksinya bisa ditekan sampai Rp 7 ribu.

BACA JUGA:  Penjabat Bupati Wonosobo Diminta Optimalkan Media Sosial Untuk Interaksi Dengan Masyarakat

Pada kesempatan itu, Prihasto mengingatkan kerjasama antara importir dengan kelompok tani agar mematuhi ketentuan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung, M Masrik Amin Zuhdi, mengaku senang saat ini petani Temanggung semakin semangat menanam bawang putih. “Swadaya masyarakat juga tumbuh pesat tidak tergantung bantuan. InsyaAllah akan terus tanam karena memang menguntungkan.” tuturnya.

Temanggung siap menjadi penyuplai benih terbesar di Indonesia”, ungkapnya

Artikel Ini dikut dari monitor.com dengan judul “Tanam Perdana Bawang Putih APBN, Temanggung Kokohkan diri sebagai Pusat Benih Nasional”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.