Bunda PAUD Ajak Kembangkan Pendidikan Holistik Integratif

WONOSOBOZONE – Usia dini merupakan usia emas atau golden age bagi perkembangan generasi bangsa, maka harus diperhatikan dengan serius. Saat mengisi acara pembekalan penyelenggara PAUD se Kabupaten, Bunda PAUD Kabupaten Wonosobo, Ny.Fairus Eko Purnomo, mengajak penyelenggara pendidikan usia dini untuk mengembangkan pendidikan holistik integratif.
Paud holistik integratif sendiri merupakan pendidikan anak usia dini yang mengintegrasikan segala aspek dan nilai-nilai dalam pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis, dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan aspek spiritual untuk memenuhi kebutuhan esensial anak.
Dikatakan Ny.Fairus, saat ini Pemerintah tengah berproses menyusun Perbup tentang pedoman penyelenggaraan pelayanan anak usia dini holistik integratif, dilanjutkan dengan penetapan Keputusan Bupati tentang pembentukan gugus tugas di Kabupaten Wonosobo, untuk itu ia minta dukungan kerjasama semua pihak dalam pelaksanaanya kedepan, agar pendidikan anak usia dini holistik integratif dapat terus berkembang di Kabupaten Wonosobo.
Selain itu, Bunda Paud menyampaikan harapannya kepada Dinas Dikbudpora, agar memberikan lagi dorongan dan dukungan, melalui pemberian sarana dan prasarana belajar secara kuantitatif maupun kualitatif, mengingat masih banyak Paud yang belum representatif. Kemudian perlu mendorong kreativitas guru Paud untuk menciptakan dan mengembangkan metode pembelajaraan dan sumber belajar dengan memanfaatkan kearifan lokal, serta menerapkan kurikulum Paud dan standarisasi Guru agar kualitas Paud di Wonosobo akan semakin lebih baik.
Dalam acara ini, Bunda Paud juga memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah diraih Penyelenggara Paud Wonosobo di kancah Nasional, seperti yang diraih oleh Novi Tri Sisanti dari Paud Cahaya 2, yang mendapatkan juara Harapan II tingkat Nasional di Palu bulan Juli 2016 lalu, setelah sebelumnya mendapat juara I tingkat Provinsi Jateng.
Prestasi lain yang diraih Wonosobo adalah Kelompok Anugerah Desa Keseneng Mojotengah, sebagai juara I Prov. Jateng Pengelola BKB-HI tahun 2016, dan Juara 2 Gebyar Paud Prov.Jateng 2016 kategori cabang memindah air dan bermain finger painting, serta Juara I Gebyar Paud Prov.Jateng 2016 kategori Gerak Lagu.
Ia berharap, dengan prestasi yang telah diraih ini menjadi energi positif bagi yang lain, serta awalan untuk prestasi berikutnya, sebagai wujud kesuksesan penyelenggaraan Paud, dan sebagai pondasi kemajuan kemakmuran kesejahteraan masyarakat Wonosobo.
Ny.Fairuz juga berpesan kepada para peserta pembekalan, agar meningkatkan kerjasama yang sinergis antar Guru, meningkatkan motivasi para pendidik Paud, agar bisa meningkatkan kualitas, kerjasama dengan kompnen pendidikan yang ada, serta berani duduk bersama dalam pemecahan masalah yang muncul jika ada.
Kepada para Pengawas dan Penilik TK/Paud yang telah terpilih dan dilantik beberapa bulan lalu dan kepada para Guru, juga diminta agar bekerja lebih mantap lagi untuk menghadapi Gebyar Paud Tingkat Prov.Jateng yang akan digelar di Pekalongan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here