Brigadir Polisi calon Doktor inisiasi “Safe House”

WONOSOBOZONE – Peranan anggota kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sangatlah diharapkan. Tugas perlindungan, pengayoman dan pelayanan kemudahan dalam membantu segala persoalan masyarakat, lebih khususnya di wilayah pinggiran atau pedesaaan, memang sudah seyogyanya terus dioptimalkan. Hal itulah yang kini tengah dirintis Anggota Polsek Kertek Polres Wonosobo, Brigadir Ichsanudin SH MH.

Pria yang kini tengah menempuh pendidikan doktor Fakultas llmu Hukum di Unnisula Semarang tersebut, tengah merintis sebuah program layanan kemudahan masyarakat bernama ‘Safe House’ di rumahnya di Jalan Parakan Nomor 149 Desa Campursari Kecamatan Kertek, Wonosobo. Ide pembuatan Safe House, dilakukan untuk memudahkan berbagai persoalan warga masyarakat di wilayah binaannya, karena diakui letak wilayah binaannya cukup jauh dari kota.

“Inisiatif ini muncul agar seluruh kalangan masyarakat yang sedang atau mengalami permasalahan, baik pribadi, keluarga mau pun yang bersangkutan dengan hukum. Di sini akan menjadi sarana mereka berdiskusi dan berkonsultasi. Sebagai aparat kepolisian, melalui wadah ini saya akan menampung semua permasalahan itu. Kemudian saya akan membantu mencarikan solusi yang terbaik, serta membantu penyelesaiannya,” ungkapnya, Kamis (4/1).

Suami Anggih Isti Choeronawati itu mengaku, layanan Safe House baru dirintisnya awal Desember 2017 lalu. Namun saat ini sudah banyak keluhan masyarakat dibantu pengentasan masalahnya. Salah satu kasus, baru-baru ini dirinya mencoba membantu warga masyarakat yang membutuhkan hadirnya kepolisian terkait kasus kecelakaan. Sebagian masyarakat, lebih khusus di pedesaan, ada yang mengaku masih takut jika harus berurusan dengan kepolisian.

Melalui wadah itu, peranan Bhabhinkamtibmas sangatlah dibutuhkan, agar bisa menjelaskan mekanisme yang harus dilakukan masyarakat.  Dengan adanya wadah informal, masyarakat bebas menyampaikan persoalan tersebut, tanpa embel-embel takut untuk diurus polisi. “Setelah kami jelaskan di wadah ini, mereka semakin mantap untuk menyelesaikan masalahnya dengan didampingi Bhabinkamtibmas. Ini upaya kami memberikan pelayanan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” tutur dia.

BACA JUGA:  Pemkab Mulai Sosialisasikan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan TB

Bapak dari Ameera Sahla Saida Sadinasti dan Azmya Shezan Saida Sadinasti itu mengaku, dalam kepemimpinan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, terdapat banyak perubahan yang dirasakan masyarakat. Baik dalam bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Aparat kepolisian yang berada di pelosok desa, baik Bhabinkamtibmas maupun Polmas, harus benar-benar mampu menyatu dan menyentuh setiap lapisan masyarakat di wilayah.

Kewenangan yang melekat dipetugas Bhabinkamtibmas dibentuk demi meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat terhadap kinerja Polri. Hal itu juga menjadi suatu pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas di Wonosobo, telah banyak melakukan terobosan untuk bisa merangkul semua kalangan di lingkungan masyarakat. Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras, bahkan meminta polisi mengedepankan sikap HERO (humanis, empati, responsif dan open).

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.