BINTAL UNTUK TINGKATKAN DISIPLIN ANGGOTA



WONOSOBOZONE Kedisiplinan anggota merupakan harga mati dalam kehidupan TNI,  akan tetapi TNI juga manusia yang tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan sehingga ada oknum – oknum yang berprilaku kurang disiplin dan melakukan pelanggaran.  Agar yang melanggar dan berprilaku kurang disiplin maka pimpinan secara kontinyu selalu mengadakan pembinaan mental bagi anggota Kodim baik militer dan PNS, seperti yang dilakukan pada hari senin 16 Nopember 2015 bertempat di Aula Makodim dengan penceramah Mayor Inf Imam T dari Bintaldam IV/Dip untuk yang beragama Islam.  Sedangkan yang beragama Kristen dipimpin oleh Mayor Inf Sururi.  ke
Mayor Inf Imam T  menyampaikan bahwa disiplin seseorang tidak lepas dari kehidupan beragama.  Jika kehidupan agama seseorang baik, biasanya dalam kehidupan dinas juga baik dan tingkat disiplin kerja juga tinggi.  Untuk itu kita sebagai umat manusia dituntut selalu meningkatkan keimanannya.
Dalam rangka meningkatkan iman ada beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu bertaqwa kepada Allah SWT.  Taqwa artinya adalah melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan.  Perintah itu ditidak hanya dalam urusan agama saja akan tetapi bekerja sesuai aturan itu juga merupakan merupakan ciri orang yang bertaqwa.   Akan tetapi pada umumnya manusia lebih mudah melakukan pelanggaran, karena godaan dari luar.
Berbakti kepada orang tua juga merupakan sifat orang yang beriman.  Kita bisa seperti sekarang ini karena jasa orang tua.  Sudah seharusnya membalas jasa mereka.  Mereka dengan tulus iklas telah mendidik dan membesarkan tanpa mengharapkan balas jasa dari kita.  Maka sifat orang yang beriman  berbakti kepada mereka selama mereka masih hidup harus terus dan terus dilaksanakan.  Kita tidak akan mampu membalas jasa mereka.
Ciri selanjutnya adalah kita berbuat baik kepada sesama.  Dalam berbuat baik kita tidak usah memandang orang tersebut dari segi apapun. Baik kedudukan, paras wajah atau yang lainnya.  Karena Allah SWT memandang manusia itu hanya dari segi ketaqwaan.
Kita juga diharapkan untuk selalu berfikir positif dan Qonaah.  Dalam mengarungi kehidupan ini kita tidak lepas dari permasalahan yang ada.  Permasalahan pasti ada jalan keluarnya tinggal kita bagaimana menyikapi permasalahan tersebut.  Untuk itu dalam menghadapi permasalahan tersebut kita harus berfikir yang baik – baik saja (POSITIF) sehingga tidak menjadi beban.  Ditambah lagi kita bersikap qonaah ( sikap rela menerima apa yang ada).  Kehidupaan saat ini begitu hedonis.  Dimana pengaruh dari luar masuk dengan derasnya.  Kita saat ini membutuhkan suatu sifat yang bisa menanggkal itu semua. Yaitu sifat qonaah yang diajarkan oleh Rosul utusan Allah.
Oleh Ahmad Ridho S. Kom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here