Bertemu Petani Dieng, Pemerintah Hentikan Import Kentang

WONOSOBOZONE – Hasil pertemuan petani kentang Dieng dengan Kementerian Perdagangan dan dan Kementerian Pertanian, belum lama ini beredar luas melalui di Media Sosial. Sebuah akun dengan identitas @wahidin94, mengungkap hasil audiensi perwakilan Serikat petani Dieng dengan kedua menteri tersebut menelurkan setidaknya 6 poin utama. Keenam kesepakatan itu, meliputi kesepakatan antara Mendag dan Mentan untuk menolak impor kentang selama petani masih mampu memproduksi.
Kemudian, Menteri Pertanian  bersedia mendukung pengembangan varietas lokal berkualitas dan memerintahkan kepada Direktur Jenderal terkait untuk melepasnya sesegera mungkin. Ketiga, kementerian menegaskan bahwa selama ini impor kentang telah dilarang. Namun demikian, dengan adanya fakta di lapangan yang ditemukan Serikat petani dieng tentang adanya impor ilegal, pihak Kementerian memerintahkan kepada aparat untuk menindak tegas para pelaku impor ilegal yang merugikan petani.
Selanjutnya, kedua Kementerian sepenuhnya mendukung kemajuan dan pengembangan pertanian berkelanjutan, serta pihak Kemendag menyatakan akan membuat standarisasi minimal harga kentang di tingkat petani agar petani kentang tidak merugi. Terakhir, setelah adanya pertemuan dengan para petani Kentang Dieng, Menteri Perdagangan Enggarstiasto Lukita dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman berjanji akan mengunjungi para petani untuk melihat permasalahan sebenarnya dan memberikan solusi bagi pengembangan pertanian di Dieng.
Terkait import kentang, Kementerian Perdangangan melansir keterangan bahwa mulai dari sejak pertemuan tersebut, pihak Kementan memutuskan menutup rekomendasi impor kentang Atlantik segar. “Mulai hari  ini, rekomendasi  impor  kentang Atlantik segar diputuskan ditutup oleh Kementerian Pertanian. Sebelumnya, izin impor yang selama ini dikeluarkan  Kemendag adalah kentang jenis Atlantik segar yang diperuntukkan bagi industri makanan olahan,” jelas Enggar seperti dilansir laman online kemendag RI. Enggar juga mengatakan, kentang jenis Granola hasil produksi petani dalam negeri, tidak pernah diberikan izin impornya. Seperti halnya tidak pernah ada Rekomendasi Impor Produk Hortikulura (RIPH) yang dikeluarkan Kementan untuk impor kentang Granola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here