Bersenggolan Waktu Joget, Pengeroyok Ini Diancam 5 Tahun Penjara

Tersangka kini di amankan di Mapolres Wonosobo

WONOSOBOZONE – Seorang pemuda asal Desa Gondowulan Kecamatan Kepil FS (27 th) ditangkap Personel Satreskrim Polres Wonosobo Selasa (3/1) sore karena diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban AR (19 th) warga Desa Kalikarung Kecamatan Kalibawang. Tersangka ditangkap di rumahnya saat pulang dari ladang. Meski berusaha melarikan diri, namun tersangka akhirnya berhasil diamankan oleh Personel Gabungan dari Satreskrim Polres Wonosobo dan Polsek Kepil.

Kapolres Wonosobo melalui Kasatreskrim AKP Suharjono, menuturkan bahwa pengeroyokan tersebut terjadi saat ada pentas dangdut di Dsn. Gilingan Desa Gondowulan Kepil pada 14 Desember 2016. “Waktu itu korban sedang berjoget. Diduga bersenggolan antar penonton, korban kemudian dikeroyok puluhan pemuda,” kata Kasatreskrim.

“Akan tetapi, setelah kami lakukan pemeriksaan beberapa saksi, hanya ada 4 orang yang melakukan pemukulan. Seorang pelakunya yaitu FS, sementara pelaku lain masih dalam pencarian yaitu M, N, dan T,” terang AKP Suharjono.

“Saat ini pelaku FS kami amankan di Mapolres Wonosobo. Pelaku kami jerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan atau pengrusakan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tambahnya.

Sedangkan menurut pengakuan tersangka FS, pada saat kejadian dpihaknya sedang menonton orkes dangdut bersama teman-temannya. “Tiba-tiba saya melihat ada keributan. Saya kemudian ikut memukul pada bagian kepala menggunakan tangan kosong,” katanya.

Saat disinggung mengenai upayanya melarikan diri saat akan ditangkap, tersangka mengatakan jika dirinya merasa takut. “Saya tahu kalau saya salah karena kejadian itu, makanya saya berusaha lari,” ujarnya

Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, membenarkan adanya penangkapan pelaku pengeroyokan itu. “Kami dari Polres Wonosobo berkomitmen bahwa setiap pelanggar hukum akan dilakukan penindakan tanpa pandang bulu,” katanya.

“Utamanya berkaitan dengan pengeroyokan maupun perkelahian antar kampung, akan kami usut tuntas. Siapapun yang terlibat juga akan kami tangkap,” tutup Kasubbag Humas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here