• Rabu, 28 September 2022

Perbedaan Pendapat Kemerdekaan Yang Mengakibatkan Peristiwa Rengasdengklok

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:40 WIB
Peristiwa Rengasdengklok. (wikipedia.org) /
Peristiwa Rengasdengklok. (wikipedia.org) /

WonosoboZone – Peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa dimana terjadinya penculikan Soekarno dan Mohammad Hatta ke wilayah Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat di tanggal 16 Agustus 1945.

Latar belakang terjadinya peristiwa Rengasdengklok yakni bermula dari perbedaan sikap antara golongan tua dan golongan pemuda yang tidak sepakat mengenai bagaimana sistem mekanisme pelaksanaan kemerdekaan Indonesia.

Tujuan peristiwa Rengasdengklok mulanya untuk mempercepat pelaksanaan proklamasi Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Peristiwa Rengasdengklok ini bertujuan untuk mengamankan Soekarno dan Mohammad Hatta agar tidak terpengaruh oleh pihak Jepang.

Baca Juga: Sejarah Singkat Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Kronologi dimulai pada tanggal 14 Agustus 1945, dimana Kaisar Hirohito mengumumkan bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat.

Saat itu, Bung Soekarno, Mohammad Hatta, dan juga Radjiman baru kembali dari Dalat, Vietnam dalam rangka memenuhi undangan Marsekal Muda Terauchi (Panglima Jepang yang membawahkan kawasan Asia Tenggara). Mereka pun belum mengetahui berita yang beredar.

Namun, para pemuda yang telah mengetahui berita tersebut langsung saja mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta untuk segera melakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia tanpa mengharapkan bantuan Jepang. Akan tetapi, Soekarno dan Mohammad Hatta tidak langsung memproklamasikan, melainkan ingin mendapatkan sebuah kepastian terlebih dahulu tentang Jepang yang telah menyerah.

Baca Juga: Mengenang Sejarah Bendera Indonesia dan Makna Warna Merah Putih

Sehingga, peristiwa Rengasdengklok pun terjadi karena adanya perbedaan pendapat mengenai bagaimana pelaksanaan proklamasi kemerdekaan. Soekarno dan Mohammad Hatta mempunyai keinginan, dimana akan membicarakan segala sesuatu mengenai pelaksanaan proklamasi dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Adanya perbedaan pandangan antara golongan muda dan Soekarno dan Mohammad Hatta ini kemudian menimbulkan niat golongan muda untuk menculik mereka berdua. Keputusan untuk menculik kedua tokoh penting tersebut merupakan keputusan dalam rapat yang diadakan oleh para pemuda di tanggal 16 Agustus 1945 dini hari.

Halaman:

Editor: Rochmad Tri Apriliyanto

Sumber: Kemerdekaan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Periksa Dua Saksi Usut Kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 07:30 WIB

Mendag Zulhas Beberkan Kunci Kendalikan Harga Pokok

Senin, 26 September 2022 | 06:56 WIB

BSU Tahap 2 cair! Pastikan Kamu Menerimanya

Minggu, 25 September 2022 | 19:19 WIB
X