• Rabu, 28 September 2022

Kemajuan Wisata Dieng Harus Kedepankan Konservasi Alam

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:59 WIB
Balai Konservasi Alam BKSDA Wilayah Wonosobo menggelar apel di telaga warna Dieng (Dok istimewa)
Balai Konservasi Alam BKSDA Wilayah Wonosobo menggelar apel di telaga warna Dieng (Dok istimewa)

WonosoboZone - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Resort Konservasi Wilayah Wonosobo mengadakan apel upacara untuk memperingati hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2022 yang jatuh pada hari Rabu 10 Agustus 2022.

Apel tersebut digelar di Taman Wisata Alam (TWA) Telogo Warno Telogo Pengilon dengan tema "AMERTHA TAKSU ABHINAYA" (Memulihkan Alam untuk Masyarakat Sejahtera).

Kegiatan tersebut dihadiri dari berbagai pihak seperti seluruh pegawai BKSDA Resort Konservasi Wilayah Wonosobo, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Masyarakat Peduli Api (MPA), Pemandu Wisata Dieng, karyawan PT. Alam Indah BonBin Lestari.

Baca Juga: Demi Jaga Perasaan Semua Pihak, Motif Pembunuhan Brigadir J Tak Akan Diungkap ke Publik

Inspektur Apel HKAN Adi Antoro selaku Kepala Resort Konservasi Wilayah Wonosobo membacakan sambutan Kepala Balai KSDA Jawa Tengah menekankan untuk mengajak masyarakat bersama-sama melakukan konservasi alam.

"Konservasi alam tidak sebatas di kawasan konservasi tapi dimulai dari lingkungan kita masing-masing melalui hal-hal yang sederhana seperti tidak membuang sembarangan menjaga kebersihan sungai, mengendalikan sampah plastik, menanam pohon dan lain sebagainya," ucapnya.

"Kita jadikan konservasi alam sebagai bagian dari sikap hidup kita sehari-hari agar selanjutnya berkembang menjadi budaya bangsa yang dapat kita wariskan kepada generasi penerus kita," imbuhnya.

Baca Juga: Empat Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan Rumah

Sementara perwakilan dari pengelola wisata TWA Telaga Warna Telogo Pengilon yaitu PT AIBBL Agus Purnomo berharap kemajuan pariwisata khususnya di Dieng harus tetap mengedepankan konservasi alam.

"Sehingga alam yang sudah terawat dengan baik tidak sampai rusak hanya untuk pengembangan pariwisata yang pada akhirnya tidak diminati para wisatawan apabila kawasan lingkungan Dieng rusak," ujar Agus

Halaman:

Editor: Rochmad Tri Apriliyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Jamaah Hadiri Mojotengah Bersholawat

Selasa, 27 September 2022 | 14:30 WIB

Jago Merah Lalap Lima Rumah di Gunung Pitik Sapuran

Selasa, 27 September 2022 | 12:40 WIB

Ribuan Kades di Jateng Diajari Cara Perangi Korupsi

Senin, 26 September 2022 | 20:39 WIB

Program PTSL di Wonosobo Ditargetkan Rampung Pada 2025

Senin, 26 September 2022 | 20:17 WIB
X