• Selasa, 9 Agustus 2022

Kisah Heroik Syahruddin, Sebar Kabar Indonesia Merdeka Meski Taruhan Nyawa

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:49 WIB
Penyebar kabar Indonesia merdeka, Syahruddin. (Foto Dok. Wikimedia)
Penyebar kabar Indonesia merdeka, Syahruddin. (Foto Dok. Wikimedia)

Baca Juga: DIANPINSA Wonosobo Diharapkan Mampu Wujudkan Kader Berkarakter dan Unggul

Dikutip WonosoboZone dari artikel Pikiran-Rakyat.com berjudul “Kisah Heroik Syahruddin, Wartawan Penyebar Kabar Indonesia Merdeka”, pria kelahiran 1919 ini sudah menyadari jika nyawa terancam oleh gagang senapan tentara Jepang, namun tekadnya untuk segera menyebarkan kabar penting itu tidak menyurutkan niatnya.

Sesampainya di Hoso Kyuku, secarik lampiran surat dari jalan Pengangsaan Timur 56 yang bertuliskan “Harap Berita Terlampir Disiarkan” itu segera diserahkan kepada sesama pemuda Indonesia yang bekerja di Hoso Kyuku.

Secarik surat bertuliskan “Harap Berita Terlampir Disiarkan” yang berisi teks proklamasi kemerdekaan yang dibacakan Bung Karno itu harus menunggu beberapa jam sebelum disiarkan ke seluruh dunia.

Baca Juga: Pemberangkatan Kloter 43, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Resmi Tinggalkan Mekah

Menunggu celah dan kelengahan tentara Jepang yang berjaga.
Tepat ketika pukul 19.00 WIB selepas rakyat Indonesia sehabis menjalankan ibadah berbuka puasa, akhirnya teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia bisa tersiar.

Tersiar lewat saluran pemancar radio luar negeri yang tidak dijaga oleh tentara Jepang.
Selama kurang lebih 20 menit, teks proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 mengudara ke seluruh tanah air dan dunia.*** (PIKIRAN RAKYAT/Rendy Jean Satria)

 

Halaman:

Editor: Ilham Ardha Saputra

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X