• Senin, 15 Agustus 2022

Belajar Penerapan Srikandi, Forum Arpusda DIY Kunjungi Arpusda Wonosobo

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:06 WIB
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menerima kunjungan forum Arpusda DIY (Dok Pemkab Wonosobo )
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menerima kunjungan forum Arpusda DIY (Dok Pemkab Wonosobo )

WonosoboZone - Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah keharusan, sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, termasuk bidang kearsipan.
 
Untuk itu, Pemkab Wonosobo terus melakukan pengembangan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) sebagai upaya percepatan proses pelayanan kearsipan di Wonosobo.
 
Hal ini disampaikan oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dalam sambutannya saat menerima Forum Komunikasi Arsiparis dan Pustakawan se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Pendopo Bupati Kamis, 4 Agustus 2022.
 
 
Menurut Afif, dalam penerapannya, aplikasi Srikandi juga harus didukung dengan budaya kerja yang sehat, sehingga selain beradaptasi dengan penerapan teknologi yang ada, juga terus melakukan koordinasi kerja lintas sektoral sebagaimana regulasi yang ada.
 
“Pemkab Wonosobo terus beradaptasi dengan Srikandi, semoga memberikan kemudahan layanan informasi untuk masyarakat,” jelasnya.
 
Selain itu, penyelamatan naskah kuno juga terus dilakukan, meliputi aspek pelestarian, pengawetan, dan perbaikan dari berbagai ancaman kultural dan fisik.
 
 
“Arpusda sudah melakukan digitalisasi naskah kuno sebanyak 33 naskah, Mengingat tata kelola kearsipan yang baik mampu meluruskan sejarah secara terjaga dan utuh,” bebernya.
 
Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Wonosobo Musofa dalam paparannya mengatakan, Arpusda Wonosobo memiliki sekitar 42.989 judul koleksi termasuk naskah bahasa Arab yang berusia 152 tahun.
 
Selain itu, pihaknya juga semakin masif bekerjasama dengan beberapa pihak terkait, baik psikolog maupun komunitas lainnya, sebagai upaya peningkatan layanan, regulasi, dan fasilitas lainnya agar lebih kreatif dan menarik.
 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Sri Wantini menyampaikan, kunjungan ke Wonosobo ini diikuti 90 orang, utusan dari 4 Kabupaten, 1 Kota, dan 1 Provinsi.
 
Tujuannya, mengenal lebih dekat pengelolaan naskah kuno dan implementasi Srikandi di Wonosobo.
 
“Kami melakukan kunjungan ini, fokus ingin belajar pada dua hal yaitu pengelolaan naskah kuno dan implementasi Srikandi, saya harap Arpusda dapat menjadi instansi yang diperhitungkan dalam setiap pengambilan kebijakan publik,” tandasnya. ***
 

Editor: Rochmad Tri Apriliyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X