• Senin, 15 Agustus 2022

Bawa Masa Depan Sri Lanka Presiden Terpilih Ranil Wickremesinghe Harus Tangani Ekonomi dan Kepercayaan Publik

- Jumat, 22 Juli 2022 | 18:53 WIB
Presiden baru Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe. (Foto dok. Instagram.com/@ranil_wickremesinghe)
Presiden baru Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe. (Foto dok. Instagram.com/@ranil_wickremesinghe)

WonosoboZone – Tahun ini krisis darurat luar biasa membuat Negara Sri Lanka berada di ambang kebangkrutan.

Di tengah krisis keuangan negara yang mencapai kalkulasi ekonomi terendah dalam sejarah, Presiden Gotabaya Rajapaksa justru kabur ke Singapura.

Setelah lumpuh akibat kurangnya cadangan devisa, Negara ini dikatakan hampir bangkrut karena tak mampu membayar utang luar negeri.

Baca Juga: Pemulangan Hari Ke Enam, 16.442 Jemaah Sudah tiba di Tanah air

Selain itu aktivitas ekonomi Sri Langka yang tergantung pada proyeksi akan pariwisatanya hanya bisa gigit jari sebagai buntut dari adanya pandemi COVID-19.

Kabur ke Singapura yang jaraknya 8000 Km dari Sri Lanka, Rajapaksa mengumumkan kemunduran dirinya sebagai Presiden Sri Lanka.

Rumah dinasnya digeruduk masyarakat yang protes, Rajapaksa merasa keselamatannya tidak aman dinasti pemerintahannya hancur.

Baca Juga: Tak Hanya Subjektifitas Keluarga, Kejanggalan Kasus Brigadir J Semakin Terang Dengan Dicopotnya 3 Tokoh Polri

Ribuan massa Sri Lanka merangsek dan menyerang istana dinasti Rajapaksa dan membakar rumah Perdana Menteri.

Pihak parlemen Sri Lanka segera rapat dan memutuskan untuk menggantikan Gotabay Rajapaksa.

Halaman:

Editor: Ilham Ardha Saputra

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X