• Senin, 15 Agustus 2022

Dampak Serangan Rusia, Satu Negara Akan Dihapus Dari Peta Dunia

- Jumat, 24 Juni 2022 | 17:52 WIB
Dampak Serangan Rusia, Estonia dan ibu kotanya dihapus dari peta (pixabay)
Dampak Serangan Rusia, Estonia dan ibu kotanya dihapus dari peta (pixabay)

WonosoboZone – Hal tersebut diputuskan oleh NATO, yang berencana untuk menghapus negara yang berada di kawasan Baltik, Eropa Utara yaitu Estonia.

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengatakan, Untuk melindungi Estonia dari serangan Rusia, beberapa langkah berat harus diambil termasuk penghapusan negara Estonia dan Ibu Kota Tallin dari peta. Rusia sendiri belakangan ini telah membeberkan rencananya untuk menyerang 3 negara baltik (Lituania, Estonia, Latvia).

“Jika Anda membandingkan luas negara Ukraina dan negara Baltik, hal ini berarti kehancuran untuk negara Estonia dan budaya kita. Jika Anda pernah ke Ibukota Talinn beserta sejarah dan budaya yang telah ada disana ratusan tahun, dan semuanya terancam akan terhapus dari peta,” ujar Perdana Menteri Estonia sebagaimana dikutip WonosoboZone dari Hops.ID dalam berita berjudul “Estonia dan ibu kotanya akan dihapus dari peta karena serangan Rusia”.

Baca Juga: Saling Sindir Koalisi Hingga Korupsi Kader, PDIP dan Demokrat Semakin Memanas?

Perdana Menteri Estonia telah menyampaikan pernyataan tersebut sebelum diskusi rencana pertahanan sayap timur dalam mempertahankan negara Baltik dari serangan Rusia yang rencananya akan dibahas di KTT NATO pada hari Selasa, 28 Juni 2022.

Strategi untuk mempertahankan negara Baltik dari serangan Rusia didukung oleh ketiga Negara baltik tersebut karena seribu pasukan saat ini telah ditempatkan di setiap negara yang bertindak menggantikan strategi NATO untuk mempertahankan wilayah Baltik sejak hari pertama terjadi invasi Rusia ke Ukraina.

Kallas akan membagi sekitar 20.000 hingga 25.000 tentara NATO yang akan dialokasikan ke negara Baltik namun tentara NATO tidak akan ditempatkan secara permanen di negara tersebut.

Baca Juga: Kasus Iko Uwais Naik Ke Penyidikan Usai Hasil Visum Korban Keluar

“Ribuan tentara Estonia, Latvia dan Lituania akan disertakan melakukan satu brigade dengan 3.000 hingga 5.000 tentara asing yang berbasis di negara tersebut dan akan meningkat menjadi dua brigade seiring berjalannya waktu,” kata Perdana Menteri Estonia dilansir dari Today Newspedia pada 24 Juni 2022.

Berlin telah mengusulkan pasukannya akan melakukan brigade di Lituania untuk menambah batalionnya yang terdiri sekitar 1000 tentara tapi dengan sebagian besar tentara yang berbasis di Jerman akan dikirim ke Baltik dalam waktu singkat untuk melakukan latihan.

Halaman:

Editor: Ilham Ardha Saputra

Sumber: Hops.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X