• Jumat, 1 Juli 2022

Syarat Sah Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK, Berikut Penjelasan MUI Jateng

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:48 WIB
Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji. (Dok. Pemprov Jateng)
Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji. (Dok. Pemprov Jateng)

WonosoboZone - Wabah Penyakit Kuku dan Mulut yang menjangkiti hewan ternak cukup membuat resah masyarakat apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah pun membuka suara serta membeberkan syarat sah hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha.

Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji menjelaskan, saat ini PMK sedang menyerang hewan ternak. Dengan kondisi tersebut, MUI pusat telah berfatwa, jika hewan yang kena PMK berat tidak boleh menjadi hewan kurban.

Baca Juga: Dampak PMK, Peternak Kambing Mengalami Penurunan Omset

“Berdasarkan fatwa MUI, hewan yang terkena PMK yang sampai berat saat akan disembelih, lumpuh, tidak bisa jalan, atau tidak mau makan, tidak boleh dikurbankan. Tidak boleh menjadi hewan kurban. Kecuali kalau sembuh sebelum hari nahar atau hari tasyrik, yaitu Hari Idul Adha hingga tiga hari berikutnya,” kata Darodji, saat ditemui di kantornya, Rabu (22/6/2022), dilansir wonosobozone dari laman jatengprov.go.id.

Menurutnya, kalau hewan sudah sembuh, akan bisa menjadi hewan kurban. Tapi kalau sampai hari nahar habis, atau tasyrik habis belum sembuh, hewan itu hanya akan menjadi sodakoh, bukan hewan kurban.

“Catatannya, apabila dia (hewan bergejala) ringan yaitu hanya sakit sedikit, Insyaallah ini bisa diatasi dengan vaksinasi pemerintah. Maka MUI membolehkan hewan itu menjadi hewan kurban,” sambungnya.

Baca Juga: Persemaian Mentawir Wujud Nyata Keseriusan Pemerintah Dalam Menata Lingkungan

Darodji kembali mengingatkan, syarat sah hewan bisa dijadikan kurban adalah tidak cacat, seperti mata, telinga, atau kakinya. Hewan yang kurus boleh jadi kurban, tapi tidak bagus, mengingat hewan kurban yang bagus itu yang gemuk.

“Usahakan kurban yang kita pilih yang gemuk, yang sehat, tidak cacat jasmani pada hewan itu. Maka dia boleh kita jadikan hewan kurban,” terangnya.

Halaman:

Editor: Ilham Ardha Saputra

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungi Ukraina, Jokowi Bawa Misi Perdamaian

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:30 WIB
X