• Jumat, 1 Juli 2022

Simplifikasi Cukai Rokok Disebut Hanya Taktik Perusahaan Asing Besar

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:00 WIB
(ilustrasi Rokok foto Dok. Pixabay)
(ilustrasi Rokok foto Dok. Pixabay)

WonosoboZone - Simplifikasi cukai rokok, yang disebut sebagai upaya penyederhanaan penarikan cukai diduga hanya sebuah skenario yang justru berpotensi mematikan industri rokok di tanah air oleh salah satu perusahaan asing.

Hal ini dilakukan dengan melobi pemerintah disegala level agar simplifikasi soal cukai rokok dapat segera disetujui dan dibuat kebijakannya.

Dalam hal ini negara harusnya hadir untuk menolak keinginan simplifikasi cukai rokok untuk melindungi industri rokok nasional sekaligus juga melindungi petani tembakau dan buruh industri rokok.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bangun Rumah Impian di Portugal Dekati Masa Pensiun, Nilainya Rp266 miliar!!

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Firman Subagyo mengungkapkan hal tersebut kepada pers kemarin di Jakarta.

“Simplifikasi itu pada akhirnya akan membahayakan industri rokok di Indonesia. Juga membahayakan dari sisi tenaga kerjanya yang cepat atau lambat akan kehilangan lapangan pekerjaannya,” tegas Firman Subagyo sesuai kutipan WonosoboZone dari Suaramerdeka.com dalam berita berjudul “Permintaan Simplifikasi Cukai Rokok Hanya untuk Matikan Industri Rokok Nasional”.

Jika industri rokok nasional mati, menurut Firman Subagyo dari mana pemerintah dapat mencari sumber pendapatan negara yang selama ini disumbang dari cukai rokok mencapai 178 triliun setiap tahunnya.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Dunia, Penduduk Kamboja Temukan Ikan Pari Tawar Terbesar Dengan Bobot 300 Kilogram

Selain itu dari mana pemerintah dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi sekitar 5-7 juta buruh indutri rokok dan tembakau nasional.

Sementara mengalihkan profesi petani tembakau dan buruh industri rokok ke sektor lain bukanlah pekerjaan muda.

Halaman:

Editor: Rochmad Tri Apriliyanto

Sumber: Suaramerdeka.com

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungi Ukraina, Jokowi Bawa Misi Perdamaian

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:30 WIB
X