• Jumat, 1 Juli 2022

Kloter Paling Akhir, Calon Haji Temanggung Diminta Perketat Prokes

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:22 WIB
Jamaah haji asal Kabupaten Temanggung saat mengikuti pelepasan jelang keberangkatan di Komplek Setda, Senin (20/6/2022).
Jamaah haji asal Kabupaten Temanggung saat mengikuti pelepasan jelang keberangkatan di Komplek Setda, Senin (20/6/2022).

WonosoboZone – Setelah dua tahun menunggu dalam suasana pandemi COVID-19, pemberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Temanggung ke tanah suci akhirnya akan segera dilaksanakan tahun ini. 

Bupati Temanggung, HM Al Kahdziq menyampaikan hal tersebut saat memimpin acara pelepasan yang digelar di Graha Bhumi Phala Temanggung, Senin (20/6/2022).

Menurut Khadziq, total jamaah asal Kabupaten Temanggung yang akan diberangkatkan pada ibadah haji tahun ini sebanyak 281 orang.

Baca Juga: Honorer Dihapus 2023, DPR Minta Pemerintah Siapkan Solusi

Sesuai Jadwal, para calon jamaah haji akan diberangkatkan melalui kloter 39 dan 40.

“Setelah tertunda selama dua tahun akibat kebijakan di tengah pandemi, akhirnya para jamaah haji asal Kabupaten Temanggung akan segera bertolak menuju tanah suci untuk mengikuti serangkaian ibadah. Rencananya, Rabu besok mereka akan mulai berangkat menuju Asrama Haji Donohudan di Solo,” urainya.

Ia menambahkan, terdapat dua orang yang menjadi tim pendamping haji daerah. Yakni tim pendamping umum dan tim kesehatan dengan tugas utama mengawal jamaah dari berangkat hingga pulang kembali ke tanah air dengan kondisi sehat dan dapat menjadi haji yang mabrur.

Baca Juga: Yang Suka Nge’prank’ Hati-Hati, Denda Maksimal 10 Juta Untuk ‘Kenakalan’ Di RKUHP

Dalam hal ini Bupati juga berpesan agar seluruh jamaah haji yang akan berangkat benar-benar menjaga kesehatan masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, apabila terdapat jamaah yang positif terpapar, maka panitia penyelenggaraan haji akan memberlakukan karantina selama satu minggu.

“Masalahnya kloter jamaah asal Kabupaten Temanggung kan 39 dan 40. Padahal kloter akhir adalah 43. Jadi kalau harus dikarantina, khawatirnya tidak akan ada lagi kloter pemberangkatan, masalahnya mereka yang dikarantina itu bisa berangkat tahun depan atau seperti apa itu wewenang dari Kemenag. Maka dari itu, saya minta semuanya untuk terus menjaga kesehatan,” pintanya.***

Halaman:

Editor: Ilham Ardha Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X