Bergelepotan Lumpur, Bripda Wachid Tetap Laksanakan Tugas

Bripda Wachid Nur Wibowo mendorong kendaraan melewati lumpur

WONOSOBOZONE – Siapa bilang Polisi pilih kasih untuk melayani masyarakat. Setidaknya ini tercermin dari perjuangan seorang Polisi Bripda Wachid Nur Wibowo. Demi menjangkau wilayah tugasnya di Desa Kumejing Kecamatan Wadaslintang, Polisi yang satu ini rela berjibaku dengan lumpur dan medan jalan yang sangat ekstrem.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, melalui Kapolsek Wadaslintang AKP Harjoko, menyatakan bahwa apa yang dialami Bripda Wachid Nur Wibowo adalah gambaran nyata perjuangan Polri di pelosok desa.

“Wadaslintang merupakan wilayah paling ujung dari Wonosobo, berbatasan langsung dengan Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kebumen. Geografisnya didominasi areal pegunungan dan hutan milik Perhutani,” katanya.

“Namun adapula sebagian wilayah yang berada di sekitar waduk Wadaslintang. Kondisi inilah yang membuat akses jalan ke sebagian desa cukup memprihatinkan. Contohnya yang dialami oleh Bripda Wachid,” lanjutnya. “Namun tentu saja itu bukan sebuah halangan. Sudah tekad kami sebagai anggota polri untuk memberikan pelayanan sampai pelosok tak terjangkau sekalipun,” tegasnya.

Sementara itu Bripda Wachid Nur Wibowo yang ditemui seusai kunjungannya di Desa Kumejing menuturkan bahwa jalur itu memang menjadi akses utama. “Sebenarnya ada jalur lain, namun harus menggunakan perahu menyeberangi Waduk Wadaslintang. Hal itu membutuhkan waktu yang jauh lebih lama. Jadi, ya dinikmati saja,” ungkapnya sambil tersenyum.

Masih dilengkapi dengan sepatu boot dan sepeda motor yang bergelepotan lumpur, Bripda Wachid menerangkan hal tersebut merupakan sebuah konsekuensi menjadi seorang anggota Polisi yang ditugaskan di pelosok desa. “Ini bukanlah sebuah halangan. Tekad saya adalah tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here