Bela Negara SMK Taruna Negara

WONOSOBOZONE – Keikutsertaan setiap warga negara dalam usaha pembelaan negara  bukan hanya merupakan hak tetapi  juga kewajiban.Dalam memberi sumbangsih terhadap negara tidak hanya berperang angkat senjata, akan tetapi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti menjadi pelajar yang baik di sekolah. SMK Taruma Negara Sawangan memberikan pembekalan bagi siswanya bekerjasama dengan Koramil-13/Leksono, Senin(9/5).
Dastam S.pd.MM menyampaikan kegiatan ini sudah dilaksanakan cukup lama. Semua dilakukan demi terciptanya suasana yang kondusif di sekolah, dan kemandirian pada diri siswanya. Maka disepakatilah kerjasama dengan TNI khususnya Koramil-13/Leksono. Kepala sekolah berharap diantara sekian banyak contoh bela negara, bagi siswa cukup dengan melakukan :
– Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan YME, dan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi.
- Membudayakan GDN (Gerakan Disiplin Nasional) di sekolah meliputi : budaya tertib, budaya bersih, dan budaya kerja/belajar
- Mengembangkan kepedulian sosial di sekolah, misalnya dengan keihklasan mengumplkan dana sosial, infak, zakat, shodaqoh, untuk membantu warga sekolah yang membutuhkan.
- Kesadaran untuk menaati tata tertib sekolah
- Menjaga nama baik sekolah dengan tidak melakukan perbuatan yang berdampak negatif bagi sekolah dan sebagainya
- Belajar dengan giat terutama pada materi Pendidikan Kewarganegaraan
- Belajar dengan giat supaya mendapatan prestasi yang baik
- Saling mengingatkan sesama siswa apabila ada yang akan melanggar peraturan sekolah
- Menjadi siswa yang berprestasi dan mengharumkan nama baik sekolah dan negara.
Pelda Rohmat membenarkan apa yang disampaikan Kepala Sekolah. Bahwa untuk materi yang diberikan pihak sekolah ke Koramil adalah PPBN dan PBB. Untuk kedua materi tersebut Koramil diberikan 2 kali pertemuan dalam satu minggu. Bela negara memang kewajiban seluruh warga Indonesia seperti tertuang dalam UUD’45 pasal 30 ayat 1 “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara”. Itulah yang mendasari Koramil andil dalam memberikan bekal pembelajaran, tentunya sesuai bidang tugasnya, tandas Rohmat. Instruktur dari Koramil 2 orang setiap pertemuan, sehingga ada yang sebagai peraga jika melakukan gerakan. Pelda Rohmat berharap kerjasama yang sudah terbentuk supaya dijaga dan ditingkatkan. Semua bertujuan untuk memajukan tingkat kedisiplinan pada siswa dan sekolah pada umumnya. Proses belajar mengajar tidak terganggu, tetapi ada materi tambahan yang sangat mendukung pembentukan karakter seorang pelajar.
Reporter: (Pendim 0707/Wsb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here