BAZNAS Wonosobo Tasyarufkan Zakat Senilai 745,8 Juta bagi Kaum Dhuafa

WONOSOBOZONE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonosobo menasyarufkan zakat senilai 745 juta 800 ribu bagi kaum dhuafa, Kamis 23 Juni di Pendopo Kabupaten.
Menurut Kepala Bagian Sosial dan Kesra Setda, Eko Suryantoro, zakat ini merupakan perolehah BAZNAS Kabupaten Wonosobo, yang ditasyarufkan sebelum masa khaul atau dengan tazil atas pertimbangan kemanusiaan yang dikhususkan bagi asnaf fakir miskin, sabilillah dan muallaf untuk membantu mereka dalam persiapan menghadapi Idul Fitri 1437 H yang tinggal beberapa hari lagi.
Tercatat, sampai akhir tahun 2015 zakat yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Wonosobo sebanyak 1,6 milyar rupiah. Zakat tersebut berasal dari para PNS, BUMD dan masyarakat Wonosobo yang telah memenuhi syarat dan dipercayakan pengelolaannya pada BAZNAS Kabupaten Wonosobo.
Eko menambahkan, rincian zakat yang ditasyarufkan kali ini adalah untuk asnaf fakir miskin yang diberikan melalui Unit Pengumpul Zakat atau UPZ di OPD dan kecamatan yang diberikan berdasarkan perolehan dari masing-masing UPZ sejumlah 596 juta 900 ribu yang diberikan pada 5.969 orang senilai 100 ribu per orang.
Kemudian panyadang cacat yang diberikan melalui Bagian Sosial dan Kesra Setda sejumlah 32 juta yang diberikan pada 320 orang senilai 100 ribu per orang, buruh gendong yang diberikan melalui Badan KB PP dan PA sejumlah 20 juta, santunan petugas taman non PNS yang diberikan melalui Dinas Cipta Karya dan Pertamanan sejumlah 18,9 juta yang diberikan pada 189 orang senilai 100 ribu per orang.
Selain asnaf fakir miskin, zakat juga dibagikan bagi asnaf sabilillah, berupa bantuan transport bagi guru ngaji dan imam masjid senilai 60 juta, serta diberikan kepada asnaf ibnu sabil dengan mengadakan posko peduli dhuafa serta bagi musafir terlantar senilai 18 juta rupiah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Eko Sutrisno, sesaat setelah menyerahkan secara simbolis zakat kepada beberapa pimpinan OPD menambahkan, keberadaan BAZNAS, yang dulu dikenal dengan BAZDA, selama ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam ikut memberikan kontribusi terhadap pengelolaan zakat masyarakat, agar lebih terorganisir dengan standar manajemen yang mengikuti perkembangan jaman.
BAZNAS sendiri, menurut Eko sudah mengalami perkembangan cukup baik, dengan adanya peningkatan perolehan zakat dari tahun ke tahun, yang mana hal ini menunjukkan adanya kepercayaan muzaki terhadap BAZNAS Kabupaten Wonosobo dalam mengelola dan mendistribusikan zakat kepada pihak-pihak yang tepat sesuai ketentuan syariah Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here