Banjir Kali Worawari Gerus Jalan Jebeng Plampitan – Garunglor

WONOSOBOZONE – Banjir di wilayah Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo kembali menyebabkan rusaknya infrastruktur wilayah kecamatan. Jika Desember 2014 lalu Banjir Serayu menghanyutkan jembatan gantung Sukoharjo-Bandingan dan Banjir Tulis merobohkan jembatan gantung Jebeng-Larangan, kali ini banjir Kali Worawari menggerus tebing yang menyebabkan jalan DPU Jebeng plampitan – Garunglor Kecamatan Sukoharjo amblas/ longsor. Jalan aspal selebar 3 meter yang melintas di lokasi tersebut tinggal tersisa separuh kurang lebih1,5m.
Menurut Sekretaris Camat Sukoharjo, Joko Widodo, di kantornya, Kamis, 26 Maret, penyebab longsor kali ini adalah banjir Sungai Wora-Wari di sore hari yang terjadi selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat sampai dengan Minggu. Puncaknya pada Minggu 22 Maret 2015 sekitar pukul 15.00 WIB, banjir menghanyutkan bronjong pengaman tebing sehingga menyebabkan longsornya tebing sepanjang 36 meter dengan tinggi 6 meter yang menyangga jalan DPU Jebengplampitan-Garunglor.
Pemerintah desa setempat telah mengambil langkah antisipatif dengan memasang tanda peringatan dan pagar di separuh jalan aspal, serta melaporkan kejadian tersebut ke Kecamatan Sukoharjo. Camat Sukoharjo, Mulyono,  yang telah memeriksa lokasi juga telah menghimbau kepada pemerintah desa untuk segera mengamankan lokasi dan mengupayakan pengamanan tebing (bronjong) lagi. Bila perlu, menggeser jalan ke posisi lebih jauh dari tebing dengan mengganti tanah milik warga.
Jalan Jebengplampitan-Garunglor merupakan satu-satunya jalur evakuasi dari lokasi rawan bencana Dukuh Garungcangak Desa Garunglor Kecamatan Sukoharjo. Apabila terjadi bencana dan mengakibatkan penyelamatan  maka jalan itu merupakan satu-satunya akses jalur evakuasi. Karena itu cukup mendesak untuk segera dilakukan perbaikan, disamping jalan tersebut merupakan jalur ekonomi yang menghubungkan Desa Garunglor dan Desa Kalibening ke Ibukota Kecamatan.
Lebih lanjut Camat Sukoharjo akan mengupayakan terealisasinya perbaikan jalan tersebut. Dan sebelum terealisir perlu mengantisipasi dengan tanaman penguat sepanjang sungai. Kepada semua pihak agar juga diminta berkontribusi melakukan penanaman pohon lindung sepanjang Sungai Tulis.

wonosobokab

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here