Bahu Jalan Ambrol, Jalur Sirukem – Kepil Terganggu

WONOSOBOZONE – Sebuah bahu jalan di Dusun Sirukem Desa Beran, Kecamatan Kepil longsor setelah kawasan tersebut dilanda hujan lebat hampir semalam suntuk. Akibat dari longsornya bahu jalan yang menghubungkan Dusun Sirukem dengan Kota Kecamatan Kepil tersebut, pihak Polsek dan Koramil serta tim SAR setempat membuat rambu-rambu darurat demi mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melaluinya. Camat Kepil, Singgih Kuncoro melalui laporan tertulis kepada Bupati Wonosobo, Kamis (9/3) menerangkan status jalan tersebut merupakan milik Provinsi, sehingga pihaknya juga berkoordinasi dengan Instansi terkait.

Longsornya bahu jalan di Sirukem, menurut Singgih tak lepas dari tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir. Tebing yang longsor, dikatakan Singgih sepanjang 4 meter dan tingginya mencapai 6 meter, sehingga rawan apabila jalur tersebut dibuka penuh. Kendaraan yang melintas, menurutnya terpaksa harus bergantian demi mengurangi beban jalan. Akibat dari sistem buka tutup tersebut, diakuinya membuat antrean kendaraan cukup panjang. Namun para pengguna jalan, ditegaskan Singgih bisa memahami kondisi darurat yang terjadi.

Meski untuk sementara bisa diatasi dengan sistem buka-tutup, pihaknya berharap agar Dinas atau Instansi terkait, seperti Balai PUJT dan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Wonosobo secepatnya memperbaikinya, agar tidak menyebabkan kerusakan yang terjadi semakin meluas. “Jalur ini termasuk jalur penting untuk mobilitas warga dan para pelajar, sehingga kami harapkan secepatnya bisa diperbaiki,” pungkasnya.

(Danang Hari Purnomo – Staff Diskotik Pemkab Wonosobo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here