Babinsa Peduli Terhadap Alam

 WONOSOBOZONE – Dalam rangka menyukseskan penghijauan di Kabupaten Wonosobo dan pelestarian alam dan lingkungan . Koramil-09/Kepil beserta masyarakat dusun Bener lor, Kepil, Wonosobo melaksanakan karya bhakti menanam pohon di lokasi yang rawan longsor, Jum’at(14/10) . Kegiatan dilaksanakan untuk memelihara lingkungan agar tetap asri dan berhawa sejuk bebas polusi karena rindangnya pepohonan. Disamping sebagai tanaman yang membentengi tanah dari gerusan air hujan, apalagi yang berada di lereng-lereng dengan tingkat kemiringan yang tajam. Cuaca yang tidak menentu dan curah hujan dengan intensitas tinggi masih sering terjadi.
Koramil-09/Kepil merasa tergugah untuk peduli terhadap alam, memang tidak serta merta bisa langsung kita nikmati hasilnya. Tetapi tidak ada salahnya lebih baik berbuat kebaikan demi masa depan anak cucu kita daripada berpangku tangan. Jenis tanaman yang di tanam ada 5 jenis dengan jumlah 240 terdiri dari 5 batang pete, 10 batang duren,  150 batang mahoni, 50 batangjemitri dan 25 batang  trembesi.  Semangat gotong-royong masih tinggi terbukti hampir seluruh warga turun ke lokasi penanaman di pimpin oleh toda, tomas, toga tanpa mempedulikan jenis kelamin.
Kapten Cpl Mariyanto Danramil 09/Kepil selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa pemilihan lokasi karena di dusun Bener lor ini karena karakteristik daerah ini mempunyai tingkat kemiringan antara 60 – 90 derajat sehingga tingkat kerawanan longsor sangat tinggi, bila tidak dijaga alamnya maka potensi untuk timbulkan bencana. Koramil bekerja sama dengan masyarakat melaksanakan karya bhakti penanaman, agar bisa sedikit mengantisipasi terjadinya bencana terutama longsor.  Kepada masyarakat dusun Bener Lor Danramil berpesan agar tanaman yang ada ini  supaya dijaga dan dirawat dengan baik.  Alam merupakan titipan anak cucu kita jadi sudah seharusnya kita yang menjaganya.
Salah satu tokoh masyarakat Supardimenyampaikan terima kasih kepada TNI atas kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan. di Wonosobo tercinta yang merupakan daerah bercurah hujan tinggi. Bencana tidak bisa kita prediksi kapan datangnya akan tetapi dapat kita cegah dengan berbuat baik seperti menjaga alam. Kalau kita menjaga alam maka alampun akan menjaga kita. Bibit yang di tanam merupakan swadaya masyarakat, masing-masing KK mengeluarkan bibit  sesuai yang yang diminta dari kami para pemuda,tutur Supardi.
Pendim 0707/Wsb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here