Babi hutan mengamuk, satu tewas


WONOSOBOZONE – Seekor babi hutan berukuran cukup besar mengamuk di pinggir hutan Sipring Desa Ropoh Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo, Sabtu 29/10/2016 pukul 08.30 mengakibat seorang tewas dan dua orang luka serius serta seorang luka ringan.

Korban tewas seorang perempuan bernama Salbiyah (75) warna Dusun Sipring Desa Ropoh Kecamatan Kepil sedangkan dua luka serius adalah Suyadi (40) dan Suparman (45) serta satu luka ringan Suranto (50) beralamat yang sama. Kini kedua korban serius masih di rawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Suranto yang pertama diserang babi hutan sedang mengangkut kayu bakar kemudian mengadakan perlawanan menggunakan kayu bakar sehingga babi hutan pergi. Kepergian babi itu ternyata dilanjutkan menyerang Salbiyah yang sedang berjalan akan mencari kayu bakar.

Salbiyah tidak berdaya, sehingga tubuhnya dicabik-cabik yang akhirnya meninggal dunia di tempat, meskipun sempat ditolong saksi Endro. Selepas menyerang Salbiyah, berturut-turut menyerang Suyadi dan Suparman yang tidak jauh dari korban lainnya.

Akibat penyerangan babi hutan itu korban Suyadi dan Suparman mengalami patah tulang pada kaki dan luka pada siku dan jari. Sementara untuk Salbiyah, luka punggung hampir seluruh daging mengelupas, kaki dan paha luka menganga. Sementara Suranto hanya luka lebam pada punggung kaki kanan.

Sementara hingga berita ini diturunkan anggota Polsek Kepil dipimpin Aiptu Harsono, SH masih melakukan perburuan babi hutan tersebut dengan dibantu sekitar 500 masyarakat Desa Ropoh. Untuk korban meninggal dunia Salbiyah, sedang dalam proses pemakaman oleh keluarga dan lingkungannya.

Source polres Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here