Arberotum Wonosobo Potensial Dikembangan Jadi Wahana Wisata Alam Edukatif

Wabup tanam Keben di kawasan perkemahan kalianget
WONOSOBOZONE – Kawasan bumi
perkemahan seluas 300 meter persegi di taman rekreasi kalianget akhirnya
diresmikan menjadi arberotum, Jumat (30/10). Peresmian oleh Wakil Bupati, Maya
Rosida tersebut menandai dimulainya era plasma nutfah, budidaya tanaman langka,
yang kelak diproyeksikan mampu menjelama menjadi arena wisata alam edukatif
untuk para pelajar. Harapan akan bisa terealisirnya wahana wisata edukatif
tersebut  dikemukakan Maya setelah
porsesi penanam pohon Keben bersama suaminya, Slamet Tugiyono. “Kami optimis,
dengan dukungan iklim di kawasan Kalianget ini, arberotum bisa tumbuh subur
sesuai yang kita rencanakan bersama,” kata Maya.
Keberhasilan
arberotum, yang menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Muawal
Soleh telah masuk dalam RPJMD 2010-2015, akan membawa efek positif bagi proses
mewujudkan lingkungan Wonosobo yang lestari. “Secara kebetulan saat ini kita
semua tengah merasakan dampak dari perubahan iklim yang cukup ekstrem, berupa
kemarau berkepanjangan, yang secara alamiah juga mengurangi ketersediaan air,”
terang Maya. Adanya upaya membangun arberotum, dikatakan Wabup akan mampu
menanggulangi krisis serupa di masa mendatang. Selain itu, dengan semakin
banyaknya tumbuhan di kawasan penyangga seperti Wonosobo ini, menurut Maya juga
membawa dampak luas terhadap terpenuhinya ketersediaan air bagi daerah-daerah
di bawahnya.
Harapan Wakil Bupati
itu selaras dengan tujuan Dinas Lingkungan Hidup mendirikan Arberotum. Diungkapkan
Muawal Soleh, keberadaan Arberotum memang ditujukan sebagai media pelestarian
tanaman langka, pelestarian tanaman jenis spesifik, wahana rekreasi edukatif,
dan sebagai media pendidikan dan 
penelitian bagi semua pihak yang tertarik dengan kelestarian alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here