Aplikasi Sobo Kolam Susu Di Luncurkan


WONOSOBOZONE – Acara Seminar dan Expo Kolaborasi Sanitasi Merawat Negeri digelar di Gedung Adipura Kencana, Rabu (6/11). Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo secara resmi melaunching aplikasi “Sobo Kolam Susu” yaitu Wonosobo Berkolaborasi untuk Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Untuk Semua, serta mengukuhkan Satgas Sanitasi Kabupaten Wonosobo.

Aplikasi Sobo Kolam Susu sendiri adalah aplikasi berbasis web dan android yang digunakan untuk melakukan pendataan pelaporan dan kolaborasi dalam rangka percepatan pencapaian pelayanan Sanitasi dan PAM.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun visi bersama antar stakeholder dalam rangka percepatan pencapaian layanan sanitasi 100% dari kondisi eksiting yang masih relatif rendah dan dengan adanya berbagai keterbatasan baik dana maupun SDM.


Aplikasi Sobo Kolam Susu Versi 1,  berorientasi pada pendataan. Bisa diakses secara penuh oleh pengguna dengan hak akses tertentu. Fitur Sobo Kolam Susu antara lain, data aksi, data air limbah, data air minum, laporan dan peta.


Data aksi berisi form data entry berbasis no KK yang terintegrasi dengan data kependudukan Disdukcapil. Sementara data air limbah dan data air minum, berisi form data entry pendataan layanan sanitasi dan air minum berbasis data aksi dan geolocation. Untuk laporan berisi hasil pendataan (Sanitasi dan PAM) secara agregat maupun detail yang ditampilkan dalam bentuk tabel, disaring menurut kode wilayah. Sedangkan peta merupakan laporan dari hasil pendataan dalam bentuk peta digital.


Pada kesempatan itu, Wabup juga mengukuhkan Satgas Sanitasi, yang terdiri dari Dandim 0707 Wonosobo sebagai Ketuanya, Instansi Pemerintah yang terkait, PKK, Bankir, Organisasi Wanita serta Ormas. 


Sesuai SK Bupati Wonosobo no 440/847/2019, tertanggal 24 Oktober 2019, Satgas Sanitasi ini nantinya bertugas untuk menyusun program percepatan peningkatan akses sanitasi,  melakukan advokasi dan kampanye percepatan peningkatan akses sanitasi, melakukan edukasi dan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, melakukan koordinasi dan kemitraan untuk mendorong partisipasi publik termasuk potensi pendanaan, melakukan pemantauan san evaluasi oeogram, serta melaporkan hasil pelaksanaan tigas kepada Bupati Wonosobo dan pihak lain yang terkait.

BACA JUGA:  Jakarta Banjir, Wonosobo Juga


Program ini dilatar belakangi adanya keterkaitan antara kebijakan dunia, nasional dan daerah di bidang sanitasi, yaitu target Sustainable Development Goal (SDGs) poin 6 yang tertulis, Menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua”.


Wakil bupati menegaskan dengan terbentuknya satgas ini bisa terwujud koordinasi dan kerjasama yang solid semi kesejahteraan masyarakat Wonosobo dan berharap semua permasalahan tentang sanitasi dan air bersih akan terkondisikan. Untuk Wonosobo yang bersih, sehat, sejahtera bersatu untuk semua. (Why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.