Aparat  Gabungan Amankan Kerusuhan Sengketa Pemilu

WONOSOBOZONE – Telah terjadi kerusuhan dan penjarahan oleh ratusan Massa di pusat kota Wonosobo. Hal tersebut merupakan imbas dari ketidakpuasan salah satu pendukung pasangan calon Kepala Daerah yang kalah dalam penghitungan surat suara KPU. Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Resor Wonosobo, Kodim 0707, Satpol PP, Linmas, dan Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk mengamankan situasi.

Dengan kemampuan yang dimiliki, tim gabungan berhasil mengamankan lokasi dengan menangkap 5 orang terduga provokator kerusuhan. Selain itu, satu orang dilumpuhkan setelah melawan petugas. Situasi pun kembali kondusif setelah tim gabungan berhasil memukul mundur dan memberikan pengarahan kepada massa.
Kejadian tersebut merupakan Latihan dan Simulasi Sistem Pengamanan Kota atau SIS- PAM-KOTA Penanggulangan Anarkis, dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa tengah tahun 2018 yang dilaksanakan di sekitar Jalan Merdeka Wonosobo pada hari Rabu, 7 Februari 2018.
Kepala Kepolisian Resor Wonosobo AKBP Abdul Waras SIK, mengatakan tujuan dilaksanakanya simulasi adalah untuk menjaga kondusifitas masyarakat. Selain itu  AKBP abdul Waras menyebut beberapa titik kerawanan pemilu meliputi pusat  Kota, Kecamatan Kertek, dan Kecamatan Wadaslintang dikarenakan faktor geografisnya. Sementara disinggung mengenai netralitas Polri, AKBP Abdul Waras menyampaikan komitmenya bersama anggota yang lain untuk  tidak berpihak pada siapapun dalam Pilkada.
Pada kesempatan lain, Ketua KPU Kabupaten Wonosobo Ngarifin Siddiq mengatakan, data pemilih pemula tahun ini mencapai 10 ribu orang dan pihaknya akan membantu mensosialisasikan tata cara dan tahapan pemilu  kepada pemilih pemula tersebut. (Rob)
Rabu, 7 Februari 2018
#wonosobo

#radiopesona

#wonosobozone

BACA JUGA:  Berkat Kerjasama Semua Pihak, Natal di Wonosobo Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here