Mengenal Mikrosephali – Penyakit Yang Diderita Nadia Balita Wonosobo

nadia wonosobo: penderita mikrosephali
WONOSOBOZONE – Nadia Virnie Amanah (8 bulan) anak dari Ismail dan Novi Dwi Tanjung warga Desa Kreo, Kec. Kejajar Wonosobo terlahir dengan tidak sempurna. Kondisi hidung yang tidak sempurna dan bibir yang sumbing membuat bayi Nadia tidak dapat bernafas dengan baik. 

Tak hanya itu, Nadia juga mengalami penyakit microcephalus yaitu kondisi dimana otak tidak tumbuh pada tingkat yang diharapkan. Perawatan penyakit semacam ini hanya bisa dilakukan di Jakarta atau Australia. 

Kondisi Nadia yang seperti ini tentu sangat memberatkan bagi keluarga Novi yang hanya seorang ibu rumah tangga dan suaminya yang bekerja sebagai buruh di sebuah toko elektronik. 

Saat ini bayi Nadia membutuhkan uluran tangan kita. Sekiranya ada diantara kita yang terketuk hatinya untuk  membantu dapat menyalurkannya melalui Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo Jl. Sabuk Alu 35 telp. (0286) 323172 atau langsung kepada keluarga Bp. Ismail Desa Kreo RT 03/ RW 1, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.


Mikrocephali secara bahasa berarti
kepala kecil. Dalam dunia kedokteran Mikrosefali adalah cacat pertumbuhan otak secara menyeluruh akibat
abnormalitas perkembangan dan proses destruksi otak selama masa janin dan awal
masa bayi. Ukuran kepala lebih dari 3 standart deviasi di bawah rata-rata.
Mikrosefali adalah
kasus malformasi kongenital otak yang paling sering dijumpai. Ukuran otak pada
kasus ini relatif amat kecil, dan karena pertumbuhannya terhenti maka ukuran
tengkorak sebagai wadahnya pun juga kecil.
Pengobatan yang dilakukan yaitu simptomatik. Mikrosefali tidak dapat diobati namun
alangkah baiknya penderita tetap diberi pengobatan yang baik dan latihan-latihan
khusus, agar ketrampilannya meningkat. Dukungan dan pengobatan yang baik
sangat diperlukan agar penderita dapat ‘mandiri’ dalam kehidupan sehari-hari
kelak dewasa nanti. Oleh karenanya pencegahan sangat penting. Pencegahan
meliputi bimbingan dan penyuluhan genetika, pencegahan bahaya infeksi terutama
selama kehamilan. (RTA)

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here