Antisipasi Money Politik, Golkar Ajak Kader Berbudaya Bersih Pemilu

WONOSOBOZONE – Dalam mengantisipasi money politik yang dikhawatirkan merebak pada sejumlah pemilihan umum di Indonesia, Golkar mengajak sedikitnya 150 peserta yang terdiri dari kader partai tingkat kecamatan hingga desa, serta cendekiawan dan budayawan Kabupaten Wonosobo pada Senin (18/12/2018) di Gedung Golkar.

.

Kegiatan yang bertujuan untuk meminimalisir tindak money politik tersebut, dihadiri oleh Ketua Bidang Pendidikan  Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar, Candri Maharani Puspitasari, ketua DPD 1 Provinsi Jawa Tengah Ikbal Wibisono, DPD 2 Golkar Wonosobo Heru Irianto, serta Wakil Ketua DPD  Golkar Wonosobo Hendri Harianto.

.


Saat ditemui wartawan, Ketua Bidang Pendidikan DPP Pusat Golkar, Candri Maharani menyebut tindakan money politik merupakan tindakan yang melanggar nilai budaya lokal Indonesia, dimana bagi masyarakat luar, budaya lokal Indonesia dikenal baik serta ramah. “Kami menganalogikannya mirip dengan dagang. Kamu jual, kami beli. Seperti itu kalau money politik yang kerap merebak jelang pemilu,” ungkapnya.

.

Candri melanjutkan, akhir ini masyarakat telah dihadapkan dengan kebiasaan yang dipaksa menjadi budaya. Dimana pemilu dianggap sebagai pesta uang, bukan sebagai ajang politik bersih. Oleh karenanya, melalui program pendidikan politik tersebut, Candri mengingatkan baik politisi, cendekiawan maupun budayawan di Wonosobo agar bersama-sama mengembalikan makna politik sesungguhnya. “Yaitu sebagai pestanya rakyat dalam memilih pemimpin yang mempunyai visi misi mulia, berkarakter serta kepekaan terhadap kesejahteraan rakyat,” terangnya.

.


Tak hanya masyarakat, dalam meminimalisir money politik, Candri juga mengusulkan kepada pihak pemerintah ataupun lembaga terkait untuk dapat memberikan sosialisasi berupa mata pelajaran khusus terhadap sekolah. “Ini juga salah satu cara antisipasi dini terjadinya money politik maupun kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan umum yang sering menjadi momok dalam perpolitikan Indonesia,” tandas wanita cantik asli jawa tersebut. 

.


Sementara itu, hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Wonosobo, Hendri Harianto. Dimana Hendri menjabarkan dampak negatif terjadinya money politik, yaitu tidak maksimalnya pembangunan Infrastruktur masyarakat. “Bahkan program pemerintah yang lain juga akan kesusahan berjalan dengan semestinya,” katanya.

.

Hendripun menyebut efek dari money politik tidak secara langsung dirasakan oleh masyarakat, namun justru akan di rasakan paska terpilihnya politikus yang melakukan tindakan tersebut. “Melalui kegiatan pendidikan politik tentang praktik politik uang ini, semoga peserta dapat menjadi kader tangkal tindak money politik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ard)
BACA JUGA:  Karnaval Budaya untuk Peringati Hari Kartini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.