Amalan di Tiga Massa Ramadhan

WONOSOBOZONE – Bulan Ramadhan sangat istimewa, segala sesuatu perbuatan atau amalan sekecilpun dihitung amal shaleh. Kewajiban seorang mukmin adalah untuk berpuasa satu bulan penuh. Berpuasa yang menahan hawa nafsu bukan hanya sekedar menahan rasa lapar. Menahan hawa nafsu segala hal yang mampu untuk membawa kita ke jurang kemaksiatan. Di dalam berpuasa pasti segala sesuatunya akan dipikirkan sebelum bertindak yang akan menyelamatkan kita. Maka orang mukmin senang bahkan bahagia ketika menjelang bulan Ramadhan atau mungkin akan selalu menunggu dan merindukan bulan Ramadhan untuk menghampirinya.
Terkadang kita lupa akan manfaat dibalik bulan Ramadhan, dalam kesempatan ini akan ada sedikt untuk mengingatkan kita kembali. Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadhan terbagi menjadi 3 bagian diantara 30 hari. Tiga bagian diantaranya adalah sepuluh hari pertama, sepulu hari kedua dan sepuluh hari ke tiga.
Bagian pertama adalah sepuluh hari pertama. Yang dimaksudkan sepuluh hari pertama merupakan hari pertama berpuasa dari hari pertama ke hari sepuluh. Manfaat dibalik ini adalah Allah SWT akan memberikan rakhmat kepada semua manusia yang berpuasa. Sungguh luar biasa ketika orang mukmin sedang berpuasa dibulan Ramadhan mendapatkan rakhmat dariNya (jika Allah menghendaki).
Bagian kedua adalah sepuluh hari kedua. Sepuluh hari kedua disini bermaksudkan bahwa sepuluh hari waktu kita untuk berkontemplasi (merenung) dan memohon maaf sambil mngucapkan “istighfar” kepada Allah SWT dikarenakan apa yang sudah terjadi dengan apa yang sudah dikerjakan dan untuk tidak mengulangi kembali ketika itu melanggar syariat. Maka dalam hal ini dinamakan “Maghfirah”. Allah SWT akan memaafkan segala sesuatu apa yang sudah dikerjakan yang bertentangan dengan apa yang ada di ajarkan Islam.
Dan yang terakhir adalah sepuluh hari ketiga. Pada masa sepuluh hari terakhir berpuasa adalah Allah SWT menjanjikan kita akan dijauhkan dari api neraka. Maka dari itu beruntungnya kita yang mengalami di masa sepuluh hari terakhir berpuasa di bulan Ramadhan.
Kita sebagai seorang muslim, bagian dari tugasnya adalah untuk memperingati walaupun itu sepele. Kalaupun sepele akan ditumpuk terus menerus akan menjadi besar. Maka sekecil apapun itu sampaikanlah walaupun satu ayat. Dari pembahasan tadi, secara kesimpulan sementara kita wajib fardu’ain untuk berpuasa satu bulan penuh dan menjaganya dengan bertindak secara damai baik di bulan Ramadahan maupun di lain bulan Ramadhan. Dan untuk menjaga segala amalan kita terhadap Allah SWT dengan memohon maaf sebanyak dan semaksimal mungkin. Karena dengan ini kia memiliki tanggungjawab moral sebagai bentuk wujud penghormatan terhadap kita sendiri kepada Allah SWT.
Penulis : Muzayin / HMI Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here