AKPER Pemprov Gelar Wisuda Terakhir di Wonosobo

WONOSOBOZONE – Sedikitnya 103 mahasiswa Diploma III Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengikuti wisuda, yang mana wisuda ke 23 ini merupakan wisuda yang terakhir di Wonosobo, hal ini karena ditegaskan Direktur Akper PemProv Jateng Wonosobo, Sunarsri Retno Wulandari, di sela wisuda di Gedung Sasana Adipura Kencana, Rabu, 10 Agustus, sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2014 tentang pembagian kewenangan penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah, yang mengharuskan proses pendidikan untuk ditutup, ditarik ke Provinsi atau dialih kelola di kampus lain, di Jawa Tengah, sehingga untuk wisuda berikutnya akan di gelar di Poltekes Kemenkes Surakarta.
Menurutnya, mahasiswa yang diwisuda di gedung Sasana Adipura ini adalah angkatan tahun 2013,  yang merupakan gabungan dari 2 kampus. Dari Ungaran sebanyak 51 orang dan 52 orang dari kampus Wonosobo, yang kesemuanya dinyatakan lulus 100%.
Berdasarkan nilai  indeks kumulatif yang didapat, untuk kampus Ungaran dengan predikat cumlaude sebanyak 28 mahasiswa (54,9%), untuk Kampus Wonosobo sebanyak 15 mahasiswa (28,9%), sedangkan dengan predikat memuaskan untuk Kampus Ungaran sebanyak 23 mahasiswa (45,1%), dan Wonosobo sebanyak 37 mahasiswa (71,1%).
Berdasarkan predikat terbaik 1 sampai 3 untuk Kampus Ungaran, berurutan diperoleh Ria Andini Saputri dengan nilai IPK 3,82, Dhiah Ayu Kumorosanti dengan nilai IPK 3,77, dan Dini Subekti dengan nilai IPK 3,74. Sedangkan dari Kampus Wonosobo, Ulia Fuanida dengan nilai IPK 3,70, Ferawati Trianasari dengan nilai IPK 3,68, dan Fany Fristika Vera dengan nilai IPK 3,68.
Asisten Administrasi Setda, Sumaedi, mengaku sangat bangga dan apresiatif kepada Akper Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah turut berupaya memajukan pembangunan bidang pendidikan.
Menurutnya sejauh ini, Akper Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mendidik calon-calon perawat dengan baik dan melahirkan perawat-perawat yang berkualitas. Dengan didukung kualitas manajemen lembaga pendidikan yang memadai dan didukung tenaga pengajar yang memiliki kompetensi tinggi dan sarana-prasarana yang memadai pula. Sekaligus, dapat meluluskan perawat-perawat yang  siap terjun ke tengah masyarakat dan dapat bersama-sama pemerintah ikut membangun manusia Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Wonosobo, agar menjadi masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.
Menurut Retno, berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 308/SK/BAN-PT/Akred/D3/IV/2015 tentang Nilai dan Peringkat Akreditasi Program Studi pada Program DIII Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Akper Pemprov Wonosobo telah terakreditasi dengan strata B sampai Tahun 2020.
Lebih lanjut Retno menerangkan, terkait proses pembelajaran, angkatan ini menggunakan kurikulum nasional pendidikan D III Kesehatan Tahun 2006, yang diadaptasikan dengan standar kompetensi Internasional (WP-SEAR) sebagai hasil kerjasama pengembangan kurikulum dengan Queensland University Of Technologu Australia sejak tahun 2012-2013 lalu.
Banyak prestasi yang diraih oleh Akper Pemprov ini, diantaranya adalah hasil Ujian Kompetensi Nasional (UKOM Nas) tahun 2015, pada lulusan tahun tersebut first taker ( ujian pertama) dengan hasil kelulusan 100%, dan salah satu lulusan mendapatkan nilai tertinggi pada peringkat kelima terbaik UkomNas 2015. Sedangkan di tahun ini pelaksanaan Ukom akan dilaksanakan bulan Oktober mendatang. Dari lulusan ini tercatat  20 orang sudah mengikuti rekruitmen dan sudah lulus seleksi dan dinyatakan bekerja di beberapa Rumah Sakit di Indonesia,diantaranya Di RS Siloam 13 orang, RSIA Pondok Indah Jakarta 7 orang, RS Awal Bros Batam 12 orang, dan 6 orang di RS Pantai Indah Kapuk Jakarta, selain itu 24 wisudawan juga telah mengikuti program pendayagunaan perawat ke Jepang (G to G), melalui lembaga BP3TKI Prov.Jateng, yang sudah sampai tahap 2, yakni seleksi administrasi, kesehatan awal dan ujian keperawatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here