Akan Berlangsung Selama Satu Bulan, TMMD Sengkuyung III Resmi Di Mulai

WONOSOBOZONE – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun 2019 resmi dibuka. Dibukanya kembali TMMD Sengkuyung tahap III ini ditandai dengan upacara yang digelar di Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Rabu (02/10). Dalam upacara tersebut, bertindak selaku inspektur upacara Sekda Wonosobo, One Andang Wardoyo, serta dihadiri oleh Komandan Kodim 0707 Letkol Czi Wiwid Wahyu, Wakapolres Wonosobo Kompol Sopanah, serta sejumlah jajaran pejabat OPD Kabupaten Wonosobo.

Pemukulan gong oleh Sekda Wonosobo, One Andang Wardoyo menandai dibukanya TMMD Sengkuyung III di Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang.
Foto : Apri Supriyatno / Humas & Umum Setda Wonosobo.

Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Letkol Czi Wiwid Wahyu mengatakan, kegiatan TMMD yang direncanakan akan berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal (2-31/10). Rencananya kegiatan tersebut diarahkan pada pembangunan fisik dan non fisik.

Pembangunan Fisik kali ini menyasar pekerjaan pengerasan jalan sepanjang 750 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan jamban sebanyak 174 unit, rehab Pos Kamling sebanyak 2 unit, rehab rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit dan penanaman pohon sebanyak 10.000 bibit,” kata Dandim.


Sementara untuk kegiatan non fisik, dikatakan Dandim meliputi penyuluhan tentang bela negara, kamtibmas, wajib belajar pendidikan dasar, tentang pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan dan hidup sehat, “Peningkatan kapasitas bagi anggota linmas, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan perpustakaan keliling dan gelas seni budaya,” terangnya.


Lebih lanjut dikatakan Dandim, sasaran program TMMD kali ini selain peningkatan sarana dan prasarana di wilayah, peningkatan pelayanan kesehatan dan lingkungan tidak kalah penting yakni memasyarakatkan teknologi tepat guna di daerah sasaran untuk menciptakan kesempatan kerja dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat yang mandiri di daerah. Selain itu untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk berbudaya gotong-royong dan berpartisipasi aktif membangun wilayahnya sendiri.

Meningkatkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta kesadaran bela negara. Menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berbudaya disiplin dan tertib hukum dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan,”tandasnya.

BACA JUGA:  Dialog Gubernur dengan Masyarakat dan Pedagang Kaki Lima


Sementara itu Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo menegaskan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti ini menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.
Program TMMD inilah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan, serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini,” kata Andang.

Andang juga menjelaskan, karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja.

Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta bekerjasama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” pungkasnya. (Why)

Pewarta : Apri Supriyatno

Editor : Wahyu Tri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.