81 Pensiunan PNS Terima DKK

WONOSOBOZONE – Sebanyak 81 pensiunan PNS menerima Dana Kesetiawanan KORPRI. Program Dana Kesetiakawanan KORPRI (DKK) Kabupaten Wonosobo yang telah bergulir sejak Tahun 2011 lalu, saat ini telah berhasil mengumpulkan dana sejumlah 2 Milyar 338 juta 937 ribu Rupiah. Dana yang tiap tahun dikurangi untuk santunan bagi para pegawai negeri purna tugas tersebut, ditegaskan oleh Sekretaris Daerah, Eko Sutrisno Wibowo, aman tersimpan di bank. Hal ini disampaikannya, Selasa, 29 November, di Gedung KORPRI, berbarengan dengan peringatan HUT KORPRI ke 45.
Program DKK menurut Sekda merupakan upaya gotong royong para PNS, yang merupakan akumulasi investasi dari seluruh anggota KORPRI pada jangka waktu tertentu, berlandaskan semangat kesetiakawanan yang akan diterimakan pada saat purna tugas.
Mengingat manfaat dan imbal hasil yang proporsional, Eko meminta agar para PNS tak lagi meragukan DKK, dan bagi yang belum bergabung selayaknya turut serta secepatnya. Potongan dari gaji yang hanya Rp 20.000 per bulan, apabila dihitung sampai tahun kelima ini seharusnya masih ada di angka Rp 1.200.000,- namun ternyata para pensiunan hari ini bisa menikmati pesangon tambahan dari DKK senilai  Rp 2.040.000, alias hampir dua kali lipatnya, tandas Sekda. Dengan prinsip saling bantu itulah, DKK dikatakan Sekda menjadi sangat bermanfaat, terlebih apabila dibandingkan dengan menabung secara konvensional. Jangan ragu untuk mempersiapkan masa depan sedini mungkin dengan mengikuti DKK, terutama bagi para PNS baru, imbau Eko.
Tak hanya bagi para pensiunan saja, dana kesetiakawanan KORPRI, juga dibarengi dengan dana sosial, sehingga apabila peserta DKK meninggal dunia, bisa mendapat dua manfaat, yaitu pesangon pensiun ditambah dana sosial untuk ahli warisnya. Bagi PNS yang pindah tugas ke daerah lain, maupun mengajukan pensiun dini alias atas permintaan DKK juga diberikan, hanya saja jumlahnya sesuai yang disetorkan, alias tidak ada imbal hasil.
DKK kali ini diserahkan kepada 81 anggota KORPRI, peserta Dana Kesetiakawanan KORPRI sejumlah 2,3 juta rupiah, dengan rincian 6 orang meninggal dunia, 3 orang pindah instansi dan 72 orang telah mencapai batas usia pensiun, sehingga dana yang dikeluarkan untuk membayar Dana Kesetiakawanan KORPRI tahun 2016 sebesar 175 juta 890 ribu.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada kecamatan yang lunas PBB sebelum jatuh tempo, yakni kecamatan Wadaslintang, Garung, Sukoharjo dan Kejajar. Juga diserahkan hadiah kepada pemenang kejuaraan K3 antar institusi yang diraih Dinas Sumber Daya alam dan Bina Marga untuk kategori Kantor Dinas serta kepada Kecamatan Garung untuk kategori kecamatan. Serta penyerahan hadiah lomba menulis cerita rakyat Wonosobo, yang diraih Rizka Sri Hastuti asal SMPN 4 Kalikajar dengan judul tulisan Nyi Rantamsari untuk kategori pelajar SLTP dan kepada Tri Nurlaeli asal SMKN 1 Sukoharjo dengan judul Asal-asal Garung Lor. Juara lomba foto pelayanan public dalam lensa juga diserahkan kepada Slamet Widodo yang mengambil judul foto pulang kerja disusul Mujiono dengan judul foto petugas layanan keebrsihan sedang membuang sampah di TPA. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here