8 Pengemis Terjaring Operasi PGOT, Mayoritas Dari Luar Kota

WONOSOBOZONE – Untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri, Bagian Kesra dan  Sosial Setda Kabupaten Wonosobo dan dari Satpol PP menggelar operasi penjaringan pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT).Operasi yang di laksanakan pada  hari Jum’at (17/06) berhasil menjaring 8 orang pengemisdan 1 orang pemulung seputar Kota Wonosobo, seperti Pasar induk, Masjid Jami’ dan Masjid Al Manshur. 
Usai melakukan operasi Kepala Bagian Kesra dan Sosial Setda Wonosobo, Eko Suryantoro, menjelaskan bahwa diadakannya kegiatan operasi penjaringan PGOT di wilayah dalam Kota Wonosobo untuk menjaga kenyamanan, keamanan ketertiban serta kebersihan kota, dari banyaknya orang-orang yang terlantar, para pengemis yang pada bulan Ramadhan ini banyak dijumpai di wilayah Wonosobo. Apalagi pada hari jum’at di depan masjid Jami’ dan masjid Al Manshur kauman.
Pada penjaringan tersebut, beberapa pengemis  menolak untuk dibawa petugas. Bahkan di depan Masjid Al Manshur usai Sholat Jum’at ada pengemis meronta ronta dan melakukan perlawanan saat akan dibawa oleh petugas.
Lebih lanjut Eko, menjelaskan bahwa para penyandang masalah sosial tersebut selanjutnya dibawa ke Kantor Bagian Kesra dan Sosial dan ditampung sementara di fasilitas shelter yang ada. Setelah dilakukan pendataan, ke 8 pengemis tersebut ternyata 3 berasal dari Wonosobo dan 5 dari Luar Kota. Selanjutnya mereka akan ditempatkan di shelter sampai hari Senin (19/06) untuk dibina, tetapi tidak menutup kemungkinan bila sampai Senin tidak menunjukkkan itikad baik untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, mereka akan dikirim ke unit rehabilitasi sosial “pamardi raharjo” Pucang Banjarnegara, agar bisa direhabilitasi dan tidak akan mengulanginya lagi, karena mayoritas dari mereka mempunyai keluarga dan rumah, tetapi mereka tetap nekat mengemis.
Petugas sebetulnya menjaring 9 orang, namun setelah ditanya dan didata ternyata 1 orang adalah pemulung, sehingga dilepaskan. Dari tangan para pengemis petugas juga mengamankan uang sekitar 1,2 juta rupiah, yang nantinya akan dikembalikan kepada masing masing pengemis usai dibina.
Kedepan Bagian Kesra dan Sosial akan melakukan penjaringan PGOT lagi, apalagi dengan semakin dekatnya hari raya Idul Fitri, dimungkinkan akan banyak lagi para pengemis di kota Wonosobo. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here