5 Dalang Siap Pentaskan “Mbangun Kautaman” Di GOR Wonolelo

WONOSOBOZONE – Agenda peresmian proyek-proyek Pemerintah Kabupaten Wonosobo Tahun 2016, bakal dihelat pada Selasa (21/3) mendatang di komplek GOR Wonolelo. Selain menjadi media penanda telah tuntasnya berbagai proyek Pemkab sepanjang 2016 silam, kegiatan tersebut juga akan dilengkapi dengan beragam jenis hiburan bagi warga masyarakat, seperti kesenian campursari, dan wayang kulit semalam suntuk.

Berbeda dengan wayang kulit  biasa yang hanya menampilkan 1 dalang saja, pagelaran pada Selasa (21/3) malam mendatang bakal menampilkan 5 dalang sekaligus. Kepastian bakal tampilnya kelima dalang tersebut disampaikan Ketua Pepadi (Persatuan Pedalang Indonesia) Wonosobo, Bambang Sutejo, Jumat (17/3). Bambang yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, mengakui selama beberapa hari terakhir kelima dalang berlatih keras mempersiapkan pagelaran yang akan mengangkat lakon Mbangun Kautaman tersebut. “Kami berlima bakal menyajikan pagelaran yang benar-benar mampu memberikan hiburan, sekaligus edukasi sarat makna kepada warga masyarakat Wonosobo yang hadir di GOR Wonolelo,” tegas Bambang.

Lakon Mbangun Kautaman yang diangkat dalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk, Bambang juga sangat sesuai dengan agenda peresmian proyek Pemkab. “Pembangunan pada hakikatnya merupakan sebuah proses perubahan yang terus menerus untuk menuju tatanan atau keadaan hidup yang lebih baik, dan ini selaras dengan tema Mbangun Kautaman yang akan kami angkat,” terang Bambang di tengah mengikuti gladi di GOR Wonolelo. Selama semalam suntuk pagelaran, pihaknya bakal berkolaborasi dengan 4 dalang lain, sehingga total pementas adalah 5 dalang. Selain ia sendiri yang akan pentas, menurut Bambang dalam pagelaran tersebut ada 4 dalang lain dari Pepadi Wonosobo, yaitu Ki Bambang Supriyadi, Ki Edi Sugiyono, Ki Heru Purwono, dan Ki Harjono.

“Harapannya tentu agar warga masyarakat Wonosobo memperoleh hiburan yang berkualitas dan sekaligus sebagai media edukasi dan pelestarian seni dan budaya adiluhung,” pungkas Bambang.

(Danang Hari Purnomo-Staf Diskotik Pemkab Wonosobo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here