4,891 Milyar Untuk Program TMMD di Binangun Watumalang

WONOSOBOZONE – Program TMMD dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik dalam bidang ekonomi maupun transportasi.  Ini disebabkan porgram yang dilaksanakan karena permintaan dari warga masyarakat yang memang membutuhkan proyek tersebut.  Untuk kali ini program TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2017 bertempat di Desa Binangun Watumalang, yang saat ini sedang memasuki masa Pra TMMD.  Adapun pelaksanaan TMMD baru dimulai pada bulan April.
Pada acara peninjauan lokasi TMMD Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono menyampaikan bahwa program TMMD kali ini sungguh luar biasa.  Karena program yang dikerjakan cukup besar yaitu pembuatan badan jalan sepanjang 2.200 Meter dengan lebar 6 meter. Sedangkan biasanya hanya sekitar 1.000 meter saja.  Jalan sepanjang 2.200 meter terletak di 2 lokasi yaitu 1.200 meter di Dusun Pasar lawas. Ini merupakan jalur lingkar untuk mengurangi kemacetan di pasar Binangun sedang yang 1.000 meter terletak di Dusun Binangun. Adapun sasaran yang lain adalah pembuatan gorong-gorong 6 buah, pembuatan senderan 2 buah, rehap mushola 1 unit, poskamling 1 unit, jambanisasi 13 unit, RTLH 6 unit.  
Sasaran yang begitu besar maka anggaran yang dibutuhkan juga cukup besar yaitu sekitar 4,891 milyar.  Dana tersebut berasal dari swadaya masyarakat 3,7 milyar, dari Propinsi 187, 2 juta, dari Kabupaten 150 juta, dana desa 765 juta.
Dalam pelaksanaan pembangunan selalu dikerjakan secara gotong royong antara masyarakat dan TNI serta instansi pemerintahan lainnya sehingga selain peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan berpengaruh pada semakin baiknya infrastruktur desa/kampung.  “Dalam pelaksanaan Pra TMMD, masyarakat dan TNI bahu membahu dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, dan tercipta keharmonisan diantara keduanya,” ujarnya.
Umaryadi selaku Kepala Desa Binangun menyampaikan atas nama masyarakat desa, sangat mengapresiasi Program TMMD ini, dan seluruh masyarakat disini menyambut baik, bahkan selama TMMD ini hadir didesa kami, semuanya sangat antusias serta ikut membantu kegiatan TMMD tersebut,” katanya.   
“Yang jelas warga kami sangat antusias dan kompak. Terus selain itu, program TMMD ini sendiri sudah tepat sasaran, sepert jalan lingkar penghubung dalam desa yang sebelumnya belum tidak ada.  Jalan lingkar tersebut jika nanti sudah jadi akan memperlancar arus dipasar Binangun yang selama ini sering macet bila sedang pasaran. Masyarakat jadi  senang dan sangat bersyukur sekali dengan keberadaan TMMD ini,” bebernya.
 Lebih lanjut kepala desa menjelaskan bahwa bentuk dukungan dari masyarakat yang paling nyata dan besar adalah lahannya diperbolehkan untuk jalan selebar 6 meter, tanpa minta ganti rugi.  Dengan adanya jalan lingkar tersebut masyarakat sudah mulai diuntungkan yaitu masyarakat nantinya akan mudah mengangkut hasil pertanian. Yang dulu untuk membawa hasil bumi dengan tenaga manusia sekarang menggunakan bisa menggunakan sepeda bahkan mobil. Disamping itu harga tanah menjadi naik akibat mudahnya akes jalan tersebut.
pendim0707/wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here