30 Kepala Desa Baru Diminta Lebih Transparan Kelola Anggaran

WONOSOBOZONE – Sebanyak 30 Kepala Desa baru hasil pemilihan serentak pada 22 November silam, resmi dilantik oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Sabtu (31/12). Harapan besar kepada ke-30 Kades disuarakan banyak pihak, mulai dari Bupati yang meminta agar mereka secepatnya menyesuaikan diri dengan jabatan dan tugas-tugas, sampai Ketua DPRD yang berharap para pemimpin desa tersebut mampu mengelola anggaran desa secara lebih transparan. Dalam sambutannya seusai mengambil sumpah janji 30 Kades baru di Pendopo Kabupaten, Bupati menegaskan keinginannya agar kades sebagai pemangku kewenangan dalam pemerintahan desa, mampu mengemban amanah, serta lebih giat memajukan desa masing-masing, melalui optimalisasi potensi yang dimiliki.

 “Selamat kepada para Kades baru yang mulai hari ini resmi mengemban jabatan, semoga amanah dan saya minta agar kedepan mampu menegakkan disiplin dalam bekerja, serta mendukung setiap program pembangunan daerah, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tandas Bupati.

Hal itu sejalan dengan harapan Ketua DPRD Wonosobo Afif Nurhidayat, yang meyakini tantangan para kepala desa di masa-masa mendatang bakal semakin berat. “Anggaran desa, baik dari pusat maupun daerah yang kian besar tentu membutuhkan tata kelola lebih serius dan tranparan,” tegas Afif saat ditemui seusai acara pelantikan. Para kades yang baru dilantik, khususnya bagi yang benar-benar baru pertama mengemban jabatan, diharapkan Afif untuk tak ceroboh dalam mengelola anggaran, serta harus mampu bersinergi dengan semua unsur kemasyarakatan, demi keamanan dan akurasi sasaran pembangunan.

 Setiap kepala desa, juga diharapkan Afif tak melupakan janji mereka saat menyalonkan diri dengan visi dan misi untuk memajukan desa mereka masing-masing. “Apa yang sudah dipesan oleh Bupati tentunya wajib dijadikan sebagai pedoman, selama masa bakti mereka sebagai Kepala Desa, termasuk dalam hal kedisiplinan serta kreatifiitas dan inovasi dalam membangun dan mengoptimalkan potensi demi peningkatan kesejahteraan warga,” imbuhnya.

Keinginan Bupati dan Ketua Dewan terhadap para Kades baru tersebut, sejalan dengan imbauan Kepala Bagian Pemerintahan Setda, Tri Antoro. Terpilihnya ke-30 Kades menurut Tri menandakan bahwa warga masyarakat menaruh kepercayaan terhadap mereka. Karena itulah, Tri mengaku sangat berharap agar kepercayaan warga di desa masing-masing tidak disia-siakan, sehingga selama menjalani periode masa jabatan, mereka bisa menunuaikan tugas sebagai pemipimpin yang baik dengan lancar dan aman. “Paling utama adalah agar para kades secepatnya menyesuaikan diri, berkoordinasi secara sinergis dengan unsur lainnya, seperti BPD maupun tokoh-tokoh masyarakat agar kinerja pemerintahan desa tidak terganggu,” pungkas Tri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here