23 Remaja Terjaring Razia Kenakalan Remaja

WONOSOBOZONE – Sebanyak 23 remaja terjaring razia kenakalan pelajar/remaja yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Kesbangpol, Polres, Kodim, Satpol PP, Disdikbudpora, Kemenag Wonosobo, beberapa waktu lalu, Jum’at malam (14/7).

Sudah menjadi tugas Pemerintah untuk menjaga kondisi tetap aman dan kondusif. Oleh karena itu untuk mengurangi perilaku menyimpang dari para pealajar/remaja, baik itu kedisiplinan, efek negatif dari penggunaan teknologi, penggunaan narkoba dan pelecehan seksual, perlu adanya sok terapi. Demikian disampaikan Kasi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kantor Kesbangpol Kabupaten Wonosobo, Eko Riyanto, saat memimpin operasi kenakalan remaja dan  pelajar.

Tim gabungan yang berjumlah 20 orang, terdiri dari Kesbangpol, Polres, Kodim, Satpol PP, Disdikbudpora, Kemenag Wonosobo dalam melakukan operasi, menyisir berbagai tempat yang ada di Wonosobo, seperti taman selomanik, taman fatmawati, beberapa hotel dan karaoke seputar wilayah selatan kota Wonosobo.

Dan dari hasil operasi yang dilakukandari malam hingga dini hari tersebut, petugas menemukan berbagi pelanggaran yang dilakukan oleh remaja dan usia pelajar. Mulai dari remaja pacaran di tempat yang gelap, mengkonsumsi miras hingga remaja yang tidak membawa identitas. Di Taman Selomanik petugas menemukan remaja yang sedang berpacaran di tempat yang gelap dan remaja yang tidak membawa identitas sama sekali, di Jalan Banyumas Km 3 petugas juga menemukan 6 remaja putra dan putri yang sedang mengkonsumsi miras di tepi jalan raya di sebuah mobil pick up, di taman fatmawati remaja yang tidak membawa identitas serta di sebuah karaoke beberapa remaja yang sedang berkaraoke sambil mengkonsumsi miras dan beberapa diantaranya tidak membawa identitas.

Pada operasi tersebut petugas membawa 9 remaja dari 23 remaja yang terjaring razia karena mengkonsumsi miras. Selain 9 remaja petugas juga membawa 1 mobil pick up dan 4 sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat surat serta kelengkapan kendaraan bermotor untuk dibawa ke Polres Wonosobo.

BACA JUGA:  Jadi Narasumber Pada Kuliah Umum UI, Pemkab Wonosobo Serukan Inisiasi Open Data Keuangan Desa

Saat operasi, Ka BO Sabara Polres Wonosobo, Iptu. Mus Subadi, mengatakan bahwa kendaraan yang dibawa ke Polres bisa diambil dengan membawa kelengkapan surat tanpa dikenai sanksi. “asal bisa menunjukkan surat kelengkapan, kendaraan bermotor bisa langsung diambil tanpa ada sanksi atau tilang, tetapi pemilik akan diberi pembinaan” ungkap Mus Subadi. Dan untuk 6 remaja yang kedapatan sedang mengkonsumsi miras di tepi jalan raya dengan mobil pick up nya akan dibawa ke Polres untuk dibina, serta tidak menutup kemungkinan akan dikenakan Tipiring.” Ke enam remaja yang mengkonsumsi miras di tepi jalan akan dibina di Polres, dan tidak menutup kemungkinan bisa dikenakan Tipiring, agar mereka jera” pungkas Mus Subadi.

Sementara 17 remaja lainnya akan dibina di Satpol PP. “17 remaja yang tidak membawa identitas serta ada yang mengkonsumsi miras akan dibina di kantor Satpol PP, mereka juga akan di minta untuk wajib apel selama 3 kali” demikian disampaikan Kasi Operasai dan Penindakan Satpol PP Wonosobo, Purnomosidi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.