200 Tahun Usia Don Bosco, Diperingati Meriah

Foto Ilustrasi



WONOSOBOZONE – Sekolah Luar Biasa (SLB) Tuna Rungu Don Bosco genap berusia 200 Tahun. Peringatan 2 Abad Sekolah yang terletak di Kelurahan Sambek, Kecamatan Wonosobo tersebut dihelat meriah, Sabtu siang (31/1). Ratusan siswa sekolah pimpinan Bruder Michael itu bergantian menampilkan kebolehan mereka di depan para tamu yang hadir. Dengan ceria dan penuh percaya diri, tak kurang dari 136 siswa yang bernaung di bawah Yayasan Karya Bhakti tersebut menari hula hoop, lengger, pecak, hingga bermain drama dan fashion show.

Wakil Bupati Wonosobo, Dra Hj Maya Rosida MM yang hadir bersama rombongan Lions Club Wonosobo Dieng, dan Lions Club Sekar Kedhaton Jogjakarta pun dibuat terpukau dengan penampilan anak-anak Don Bosco. Di depan para staf pengajar dan seluruh siswa, Maya tak sungkan menyampaikan pujian atas pertunjukan yang berhasil ditampilkan dengan apik. Hal tersebut, menurut Maya menjadi gambaran nyata, bahwa dengan pola pendidikan yang diterapkan dengan baik dan profesional oleh para guru, murid-murid Don Bosco yang notabene merupakan penyandang cacat, juga bisa berkreasi selayaknya anak-anak normal lainnya.
Peran Don Bosco, yang selama 2 Abad telah turut berpartisipasi aktif dalam penanggulangan permasalahan kesejahteraan sosial, menurut Maya juga sangat layak mendapat apresiasi istimewa.
Pernyataan serupa juga datang dari Presiden Lion  Club Sekar Kedaton Jogjakarta, BRA Utari Hadi Winoto. Adik ipar Sri Sultan HB X yang datang bersama 12 orang anggota dari Kota Jogja tersebut mengaku sangat kagum dengan eksistenai Yayasan Karya Bakti, yang telah berhasil mendidik ribuan anak tuna rungu selama 200 tahun ini. Pihaknya mengaku sengaja hadir di acara Ulang Tahun ke 200 Don Bosco, demi bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan segenap siswa dan para pendidiknya.
Menanggapi pujian dari dua Presiden Lions Club, Pimpinan Don Bosco, Bruder Marcel mengaku sangat bersyukur. Momentum peringatan ultah ke 200, yang sekaligus menjadikan Don Bosco sebagai lembaga pendidikan tuna rungu tertua, menurut Marcel akan dijadikan sebagai tonggak untuk maju, serta tampil menjadi contoh dan teladan bagi yang lain.
Sambutan selamat datangnya  Pimpinan Don Bosco Bulder Marcel berharap Don Bosco menjadikan lembaga tertua yang semakin maju dan bisa menjadikan contoh bagi yayasan lain yang lebih muda. Marcel juga berharap, Pemerintah bisa semakin merasa memiliki Don Bosco, yang saat ini dihuni anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here